Kapal Wisata Keliling Pulau di Batam Masih Mimpi, Tunggu Realisasi!

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

TERASBATAM.ID: Impian menikmati keindahan pulau-pulau di Batam dan sekitarnya dengan kapal wisata masih harus menunggu. Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk menghadirkan dua kapal wisata keliling pulau yang digagas sejak 2022 silam masih tertahan di tahap wacana.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengakui bahwa rencana ini masih dalam tahap awal dan membutuhkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk para pengelola dan pemilik kapal tambang di wilayah tersebut.

“Kan baru wacana. Kita harus dudukan lagi, antara pengelola dan pemilik-pemilik boat tambang itu sendiri,” ujar Rudi, Rabu (03/07/2024).

Rudi pernah menawarkan solusi berupa pembuatan kapal tongkang dengan kapasitas 200-300 orang, namun tawaran tersebut belum ditindaklanjuti.

“Pernah saya tawari waktu itu dulu ya. Kalau saya bikin boat tongkang, Kalian (masyarakat) yang kelola, gitu. Ini belum duduk. Kalau belum duduk tidak mungkin saya buat sesuatu. Nanti ribut, kasian pak Kapolres. Demo lagi, saya di demo lagi,” katanya.

Meskipun masih dalam tahap wacana, Rudi menegaskan bahwa proses menuju realisasi masih berjalan. Ia juga menekankan pentingnya pembangunan pelabuhan untuk mendukung operasional kapal wisata tersebut.

“Kalau enggak dibuat, kapal enggak bisa mepet (sandar). Jadi kita lagi proses. Tunggu aja. Baru wacana. Karena kalau itu dibangun di Belakang Padang pelabuhan harus dibangun juga. Dan ada berapa pulau yang mau kita kelilingi. Tenang aja, jalan studi banding, belum tahu dimana,” katanya.

Saat ini, masyarakat dan pelancong yang ingin mengunjungi Pulau Belakangpadang dari Pulau Batam harus menggunakan kapal pompong bermesin. Kapal-kapal ini beroperasi layaknya angkutan umum, menunggu hingga penuh penumpang sebelum berlayar.

Rudi juga berjanji untuk melibatkan para operator kapal pancung yang biasa melayani masyarakat antarpulau dalam proyek kapal wisata ini.

“Mereka yang pekerjaannya bawa boat pancung menjadi prioritas karena hidup mereka ada di situ,” katanya.

Hanya waktu yang bisa menjawab kapan mimpi kapal wisata keliling pulau di Batam ini akan menjadi kenyataan. Masyarakat berharap agar rencana ini dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat bagi pariwisata di Batam.

[Laporan : Rom]