TERASBATAM.id- PT PLN Batam mengalami perubahan kepemimpinan yang mengejutkan. Mantan Komisaris Independen, Kwin Fo, kini resmi menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut), menggantikan M Irwansyah Putra yang telah memimpin perusahaan sejak September 2022. Pergantian ini terungkap melalui dua siaran pers PT PLN Batam terkait kesiapan pasokan listrik menjelang Idulfitri dan program-program lainnya.
Dalam siaran pers tersebut, nama Kwin Fo tercantum sebagai Direktur Utama PT PLN Batam. Informasi ini menjadi sorotan mengingat latar belakang Kwin Fo yang relatif baru di lingkungan perusahaan listrik plat merah tersebut. Kwin Fo baru seumur jagung dipercaya menjabat sebagai Komisaris Independen PT PLN Batam sejak Oktober 2024 lalu.
Berdasarkan data dari platform profesional LinkedIn, Kwin Fo merupakan lulusan Teknik Elektro Universitas Trisakti di Jakarta. Sebelum berkiprah di PLN Batam sebagai komisaris, ia merintis karier di PT Aneka Teknik Elektrindo, sebuah perusahaan yang berbasis di Batam. Kini, Kwin Fo dipercaya untuk mengelola perusahaan dengan nilai aset lebih dari Rp 1 triliun.
Sorotan lain tertuju pada afiliasi Kwin Fo dengan Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra, yang dikenal sebagai kader Partai Gerindra. Informasi ini mencuat dari sumber www.terasbatam.id. Ketika dikonfirmasi mengenai latar belakang Kwin Fo, Humas PLN Batam membenarkan adanya hubungan kekerabatan antara Dirut baru dengan Wakil Walikota Batam.
“Kalau latar belakang partai mohon maaf saya kurang tahu Mas. Kalau adiknya Ibu Li (Li Claudia Chandra) saya dengar informasinya iya,” ujar seorang staf Humas PLN Batam, Selasa (08/04/2025).
Penunjukan Kwin Fo mencatatkan sejarah baru di PT PLN Batam. Ia menjadi sosok pertama yang menduduki kursi Dirut yang berasal dari luar lingkungan PLN. Selama ini, posisi puncak di perusahaan listrik tersebut selalu diisi oleh pegawai karier dari PLN Persero maupun internal PLN Batam.
Fokus Kwin Fo: Amankan Pasokan Listrik Idulfitri
Dalam siaran pers terbarunya, Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menegaskan komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa siaga Idulfitri 1446 H yang telah ditetapkan sejak 17 Maret hingga 11 April 2025.
“PLN Batam selalu siap siaga dalam menjaga dan memastikan pasokan keandalan listrik, sehingga seluruh masyarakat merasakan pengalaman yang nyaman serta berkesan selama Ramadan dan Idulfitri,” ujar Kwin Fo.
Lebih lanjut, Kwin Fo memastikan bahwa kondisi kelistrikan di Sistem Batam-Bintan pada puncak perayaan Idulfitri (1 Syawal 1446 Hijriah atau 1 April 2025) diproyeksikan dalam kondisi aman. Proyeksi daya mampu pasok mencapai 779,3 MW, dengan beban puncak diperkirakan 488,4 MW, sehingga terdapat cadangan daya sebesar 252,1 MW.
“Kami juga memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan dan seluruh tim telah disiagakan. Berbagai langkah mitigasi sudah diterapkan guna menjaga pasokan listrik tetap stabil,” jelas Kwin Fo.
Untuk mendukung siaga kelistrikan Idulfitri, PLN Batam telah menyiapkan berbagai peralatan pendukung keandalan, termasuk UPS, Unit Gardu Bergerak (UGB), Trafo Mobile, serta unit-unit assesment jaringan dan kubikel. Kwin Fo juga mengingatkan seluruh petugas operasional di lapangan untuk selalu siap menghadapi potensi gangguan dan mengutamakan keselamatan kerja serta pelayanan prima kepada pelanggan.
Pergantian kepemimpinan di PLN Batam ini menjadi perhatian publik, terutama dengan latar belakang Kwin Fo yang berasal dari luar lingkungan PLN dan memiliki afiliasi politik. Namun, fokus utama saat ini adalah bagaimana Kwin Fo akan membawa PT PLN Batam ke depan, terutama dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.


