TERASBATAM.ID — Kota Batam kembali mengukuhkan posisinya sebagai kiblat pembinaan tilawah di Kepulauan Riau setelah sukses mempertahankan gelar Juara Umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. Capaian ini sekaligus menandai keberhasilan Batam mengamankan piala tetap selama tiga tahun berturut-turut.
Kepastian tersebut diperoleh pada malam penutupan MTQ XII Kepri yang digelar di depan Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau, Kota Tanjungpinang, Kamis (9/7/2026) malam.
Piala bergilir diserahkan langsung kepada Wali Kota Batam Amsakar Achmad, yang malam itu didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah beserta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Batam.
Amsakar menyatakan, keberhasilan mempertahankan supremasi ini bukan hasil kerja instan, melainkan buah dari sistem pembinaan kafilah yang dilakukan secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan di semua cabang perlombaan.
“Prestasi ini merupakan buah dari perjuangan luar biasa para qari, qariah, hafiz, hafizah, mufasir, dan mufasirah yang telah memberikan penampilan terbaik mereka,” kata Amsakar, Jumat (10/7/2026).
Seleksi Berjenjang
Menurut Amsakar, terdapat pola baku yang diterapkan Pemerintah Kota Batam bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) dalam menyaring potensi kafilah. Sebelum berlaga di tingkat provinsi, seluruh peserta wajib melewati tahapan seleksi ketat secara berjenjang sebanyak tiga kali.
Setelah penyaringan, para peserta tidak langsung dilepas, melainkan wajib mengikuti rangkaian pembinaan teknis intensif serta penguatan mental bertanding. Langkah ini dilakukan guna memastikan kesiapan fisik dan psikologis kafilah di arena perlombaan, mulai dari cabang tilawah, tahfiz, tafsir, hingga hadis.
Amsakar menambahkan, raihan juara umum ini menjadi bentuk akuntabilitas kinerja pembinaan keagamaan daerah, sekaligus dipersembahkan bagi seluruh elemen masyarakat Kota Batam yang mendukung keberangkatan tim.
Apresiasi juga dialamatkan kepada seluruh tim ofisial, pelatih, dan pendamping yang mampu menjaga disiplin serta kekompakan kontingen selama berlangsungnya kompetisi di ibu kota provinsi. Pemerintah Kota Batam berkomitmen untuk terus mempertahankan skema pembinaan berjenjang ini demi menjaga regenerasi ahli tilawah di masa mendatang.


