Puluhan Rumah di Kavling Senjulung Kabil Terendam Banjir

Peralatan Dapur Mengapung, Dua Anak Tak Bisa Sekolah

TERASBATAM.ID: Hujan deras yang mengguyur Kota Batam pada Jumat (21/6/2024) dini hari, menyebabkan sejumlah rumah warga di Kavling Senjulung RT 01 RW 09 Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa terendam banjir. Ketinggian air bahkan mencapai betis orang dewasa dan masuk ke dalam rumah warga.

Pantauan www.terasbatam.id di lokasi pada pukul 13.00 WIB, beberapa rumah masih tergenang air, mulai dari ruang tamu hingga dapur. Bahkan, ada juga warga yang bengkelnya masih berlumpur. Warga terlihat masih menguras dan membersihkan rumah yang masih berlumpur, serta membersihkan barang-barang yang terendam banjir.

Ironisnya, peralatan dapur seperti piring, gelas, wajan dan lainnya terpaksa mengapung di atas air karena dapurnya masih tergenang air. Hal ini menyebabkan seluruh keluarga harus makan di ruang tamu.

Salah satu warga, Rajarahma (34), mengungkapkan bahwa dampak dari banjir ini menyebabkan beberapa perabot di rumahnya rusak, seperti kipas angin, Magic Com (pemasak nasi), mesin cuci, dan handphone. Bahkan, kedua anaknya tidak bisa bersekolah karena banjir.

“Dalam setengah tahun ini kami dihantui banjir. Tadi malam dari jam 1 pagi sampai saat ini kami tak ada tidur. Kulkaspun terpaksa kami pindah ke tempat tinggi,” kata Rajarahma.

Senada dengan Rajarahma, Alex Suada (49) juga meminta Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk segera menangani banjir dengan menurunkan alat berat untuk normalisasi. Banjir ini juga menyebabkan beberapa perabot di rumahnya mengalami kerusakan, seperti lemari, laptop, meja, dan lain sebagainya.

“Kita sudah demo ke Kelurahan. Dianjurkan Pak Lurah demo ke Polsek. Pak Lurahnya ngakunya di luar kota,” katanya.

Tak jauh dari lokasi tersebut, Pemilik Bengkel Jaya Motor Sunda, Ohan, mengatakan bengkelnya sering mengalami banjir, bahkan pernah mencapai ketinggian 1 meter. Banjir ini menyebabkan banyak barang-barang di bengkelnya rusak.

“Saya berharap pemerintah bisa segera menangani banjir di Kawasan Kabil ini dengan baik. Sehingga warga tidak resah,” kata Ohan.

Banjir di Kavling Senjulung merupakan contoh nyata dari permasalahan drainase yang buruk di Kota Batam. Diperlukan langkah-langkah konkrit dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini agar warga tidak terus-menerus dihantui banjir.

[Laporan : Rom]