Berita
Beranda / Berita / KJRI Johor Bahru Pulangkan 130 WNI Termasuk Pekerja Sakit

KJRI Johor Bahru Pulangkan 130 WNI Termasuk Pekerja Sakit

Sejumlah Warga Negara Indonesia/Pekerja Migran Indonesia (WNI/PMI) turun dari kapal feri MV Pulo Rondo saat tiba dari Pelabuhan Stulang Laut, Johor, Malaysia, Kamis (29/10/2026). Pemulangan ratusan WNI/PMI deportan dan pekerja sakit ini difasilitasi langsung oleh KJRI Johor Bahru bekerjasama dengan instansi terkait di Tanah Air. (Foto: Dok. KJRI Johor Bahru / terasbatam.id)

TERASBATAM.ID – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru kembali memfasilitasi pemulangan 130 Warga Negara Indonesia/Pekerja Migran Indonesia (WNI/PMI) dari Malaysia, Kamis (29/10/2026). Rombongan tersebut terdiri dari 129 deportan kasus keimigrasian dan satu orang pekerja migran sakit akibat kecelakaan kerja.

 

Proses pemulangan 129 deportan—yang didominasi warga asal NTB, Aceh, Jawa Timur, dan Sumatera Utara—dilakukan melalui dua jalur laut:

 

  • Rute Johor – Batam: Sebanyak 85 WNI dari Depo Tahanan Imigresen (DTI) Pekan Nenas diberangkatkan dari Pelabuhan Stulang Laut menuju Pelabuhan Batam Center menggunakan MV Pulo Rondo.

 

Ditutup Dua Minggu, Jalan Gajah Mada Depan Hotel Vista Kembali Dibuka

  • Rute Melaka – Dumai: Sebanyak 44 WNI dari DTI Kemayan bertolak dari Pelabuhan Internasional Melaka menuju Pelabuhan Dumai menggunakan MV Indomal Kingdom.

 

Selain kelompok deportan, KJRI Johor Bahru secara khusus mendampingi kepulangan seorang PMI bernama Johan Arifin yang mengalami kecelakaan kerja. Johan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Sultan Aminah (HSA) Johor Bahru sejak 24 Oktober 2026.

 

Merespons permohonan pihak rumah sakit agar Johan bisa melanjutkan perawatan di Indonesia, Satgas Perwakilan Perlindungan Terpadu (Satgas PPT) KJRI Johor Bahru bergerak cepat menghubungi keluarga korban di Tanah Air serta memfasilitasi penyelesaian denda keimigrasian di Jabatan Imigresen Malaysia (JIM).

 

Polda Jambi Jerat 16 Tersangka Karhutla, 112 Hektare Lahan Terbakar

Ketua Satgas PPT / Pelaksana Fungsi Konsuler 1 KJRI Johor Bahru, Debbi Oktarossa, berharap para WNI dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam kondisi aman.

 

“Pengalaman ini harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa niat bekerja di luar negeri wajib ditempuh melalui jalur resmi, aman, dan terjamin pelindungannya,” kata Debbi. Ia mengimbau calon PMI untuk senantiasa merujuk pada panduan otoritas resmi seperti Disnaker, BP3MI, dan KemenP2MI sebelum berangkat.

 

Tercatat sepanjang Januari hingga Oktober 2026, KJRI Johor Bahru telah mendampingi pemulangan total 5.151 WNI, yang terdiri dari 3.636 laki-laki, 1.472 perempuan, dan 43 anak-anak.

Pembunuhan Wanita di Kos Sei Beduk Terungkap, Pelaku Ditangkap di Nongsa

 

Pihak KJRI menyampaikan apresiasi kepada JIM Putrajaya, RS Sultan Aminah, serta jajaran instansi teknis di Indonesia (BP3MI, Imigrasi, Disnaker, P4MI, dan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan) yang siaga menyambut para WNI di titik kedatangan hingga kembali ke daerah asal.