TERASBATAM.ID — Dinamika kuliner di Kota Batam kian berwarna seiring hadirnya ekspansi rumah makan terkemuka asal Pekanbaru, Riau. Hubungan historis yang erat antara Kepulauan Riau dan Riau sebagai “saudara kandung” kini makin dipertegas melalui perjumpaan rasa di meja makan. Dalam kurun waktu kurang dari setahun terakhir, setidaknya dua restoran berkonsep Minang-Melayu yang berpusat di Pekanbaru resmi membuka cabangnya di Batam dengan mengusung keunikan cita rasa masing-masing.
Bagi penikmat kuliner Melayu otentik, keberadaan Rumah Makan Ocu Khas Kampar di kawasan Batam Centre menjadi angin segar. Rumah makan yang memikat perhatian penikmat kuliner lokal hingga meraih rating 4.9 di layanan digital ini menyajikan ragam olahan khas Kampar yang kaya rempah. Beberapa menu andalannya mencakup Udang Galah Goreng, Gulai Ikan Salai Baung, Salai Selais Goreng, hingga Asam Pedas Badan Tapa. Beroperasi mulai pukul 10.00 WIB setiap harinya, rumah makan ini menawarkan rentang harga hidangan antara Rp40.000 hingga Rp100.000 per porsi.
Sementara itu, bagi pencinta masakan Minang, hadir Rumah Makan Puti Buana yang mencatatkan reputasi tinggi dengan rating sempurna 5 di platform daring. Restoran ini mengandalkan racikan khas seperti Nasi Ramas Rendang Daging, Dendeng Cabe Hijau, serta Ayam Goreng Bumbu Panas. Tak sekadar menyajikan santapan di tempat dengan estimasi penyajian 15–25 menit, RM Puti Buana juga menyediakan aneka oleh-oleh kemasan praktis seperti Rendang Suwir dan Dendeng Balado dengan kisaran harga Rp40.000 hingga Rp100.000.
Kehadiran kedua restoran asal Pekanbaru ini tak hanya memperkaya lanskap gastronomi di Batam, tetapi juga memanjakan lidah masyarakat perbatasan dengan kemudahan pemesanan daring serta kemudahan akses atas cita rasa Nusantara yang otentik.


