Batam Raya
Beranda » Berita » Kapolresta Serap Gelisah Warga di Bengkong

Kapolresta Serap Gelisah Warga di Bengkong

Kepala Polresta Barelang Komisaris Besar Anggoro Wicaksono (tengah, memegang mikrofon) memimpin forum dialog terbuka "Jumat Curhat" bersama perwakilan tokoh masyarakat dan perangkat RT/RW se-Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Jumat (10/4/2026).

TERASBATAM.ID – Maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor, penggunaan knalpot tidak standar (brong), hingga persoalan keselamatan nelayan di jalur pelayaran internasional menjadi keluhan utama warga Kecamatan Bengkong, Kota Batam. Kepolisian diharapkan meningkatkan intensitas patroli pada jam-jam rawan untuk menjamin rasa aman masyarakat.

Aspirasi tersebut mengemuka dalam kegiatan “Jumat Curhat” yang dipimpin oleh Kepala Polresta Barelang Komisaris Besar Anggoro Wicaksono di kawasan Tanjung Buntung, Bengkong, Batam, Jumat (10/4/2026). Dialog terbuka ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat RT/RW, kelompok nelayan, serta jajaran pimpinan daerah setempat.

Ketua RW 15 Bengkong, Sukatno, mengungkapkan keresahan warga terkait masih tingginya frekuensi pencurian kendaraan bermotor serta tabung gas di lingkungannya. Hal senada disampaikan Ketua RW 19, Edi, yang menyoroti gangguan kebisingan akibat knalpot brong serta kemacetan arus lalu lintas saat akhir pekan.

“Kami berharap ada peningkatan patroli, terutama di titik-titik yang sering terjadi tindak kriminalitas,” ujar Sukatno dalam dialog tersebut.

Selain persoalan di darat, Sahriyal Edi selaku Ketua Himpunan Kelompok Bersama Nelayan Bengkong, melaporkan risiko keselamatan yang dihadapi nelayan akibat lalu lintas kapal feri yang melaju kencang di jalur penangkapan ikan. Para nelayan juga berharap adanya bantuan peralatan keselamatan berupa jaket pelampung (life jacket) guna meminimalkan risiko kecelakaan laut.

Mahasiswa Datangi DPRD Batam, Soroti Kenaikan BBM hingga MBG

Menanggapi berbagai persoalan tersebut, Kapolresta Barelang Kombes Anggoro Wicaksono menyatakan, keterbatasan personel kepolisian tidak akan menjadi penghalang dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Ia menginstruksikan jajaran Polsek Bengkong untuk segera memetakan kembali jam rawan guna mengefektifkan patroli rutin.

“Kamtibmas adalah tanggung jawab kolektif. Kami akan meningkatkan kehadiran personel di lapangan, namun dukungan masyarakat melalui pengamanan swakarsa di lingkungan masing-masing juga sangat krusial,” kata Anggoro.

Terkait isu keselamatan pelayaran dan kemacetan, Anggoro menegaskan akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta Dinas Perhubungan Kota Batam. Langkah penertiban parkir liar di sekitar area kafe juga akan menjadi prioritas jangka pendek melalui pelibatan personel Bhabinkamtibmas.

Masyarakat juga diimbau untuk lebih responsif dalam melaporkan gangguan keamanan melalui layanan Call Center 110. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat deteksi dini dan penindakan terhadap potensi konflik sosial maupun tindak pidana di wilayah Batam.

Jemput Bola Layanan Adminduk di Batam Diperluas