TERASBATAM.ID — Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia (TEP UI) memaparkan hasil riset dan pendampingan sementara bagi masyarakat Kawasan Transmigrasi Barelang dalam Festival Transmigrasi 2026 di Tanjung Banon, Rempang Eco City, Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Kota Batam, Sabtu (10/10/2026).
Pemaparan tersebut mencakup berbagai capaian penting, mulai dari penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pengembangan pariwisata berbasis mangrove, pemberdayaan sektor perikanan, hingga pemetaan aspirasi warga setempat.
Stan pameran TEP UI menjadi pusat interaksi bagi warga, pelajar, hingga pengunjung festival. Selain memperkenalkan progres di lapangan, TEP UI juga mempublikasikan peluncuran situs web Rempang Eco City serta hasil awal survei masyarakat.
Legalitas UMKM hingga Ekowisata Mangrove
Di sektor UMKM, TEP UI mendampingi warga melalui peta jalan terstruktur, mulai dari identifikasi usaha, fasilitasi Nomor Induk Berusaha (NIB), legalitas produk, hingga penguatan branding dan kemasan. Digitalisasi pemasaran juga digenjot melalui pemanfaatan media sosial dan situs web khusus UMKM Rempang.
Sementara di sektor pariwisata, tim mendorong pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Lemak Manis sejak 25 Juli 2026. Pokdarwis ini difokuskan untuk mengelola potensi wisata memancing, susur sungai, hingga ekowisata mangrove secara berkelanjutan.
Adapun di sektor perikanan, fokus pendampingan diarahkan pada peningkatan kapasitas manajerial dan literasi keuangan melalui Koperasi Transmigrasi, hilirisasi produk perikanan, serta perluasan rantai pemasaran hasil tangkapan laut.
Survei: 87 Persen Warga Merasa Nyaman di Rempang Eco City
Selain pendampingan ekonomi, TEP UI memamerkan hasil survei awal yang melibatkan 172 responden—melampaui target awal 155 Kepala Keluarga (KK).
Hasil survei menunjukkan tren positif:
- 87% responden menyatakan merasa nyaman dan aman tinggal di kawasan Rempang Eco City.
- 83% optimis pengembangan kawasan membawa manfaat nyata.
- 64% merasakan kondisi ekonomi keluarga yang lebih baik.
- 94% berencana untuk tetap tinggal di kawasan transmigrasi tersebut.
Apresiasi dari Menteri dan Wali Kota Batam
Kehadiran stan TEP UI turut menarik perhatian Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, serta Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang menyempatkan diri meninjau langsung hasil pendampingan.
Ketua Tim Ekspedisi Patriot UI, Dr. Vishnu Juwono, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga keberlanjutan program ini.
“Harapannya, melalui Festival Transmigrasi ini, berbagai program pendampingan di Rempang Eco City semakin didukung oleh berbagai pemangku kepentingan untuk mencapai kemandirian warga,” ujar Vishnu Juwono.
Ke depan, TEP UI berkomitmen memperkuat sinergi bersama pemerintah pusat, BP Batam, dan sektor swasta guna mempercepat kemandirian ekonomi masyarakat Kawasan Transmigrasi Barelang.


