TERASBATAM.ID — Polsek Batam Kota menerjunkan personel untuk mengamankan dan memantau 11 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukumnya pasca pemadaman listrik total (blackout) yang melanda Kota Bata, Senin (12/10/2026) lalu. Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) akibat lonjakan antrean kendaraan.
Pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Batam Kota AKP Benny Syahrizal ini menyasar titik-titik krusial, di antaranya SPBU Baloi Permai, Sungai Panas, Belian, Sukajadi, KDA, Plamo Garden, Botania, kawasan Bandara, Gelael Teluk Tering, hingga Simpang Ocarina.
“Seluruh SPBU di wilayah Batam Kota beroperasi sejak pukul 06.00 WIB. Pascapadamnya listrik, terjadi peningkatan antrean yang cukup padat, didominasi oleh kendaraan roda dua. Pengamanan dilakukan untuk memastikan pelayanan berjalan tertib dan aman,” ujar AKP Benny Syahrizal, Selasa (13/10/2026).
Di lapangan, personel kepolisian bersiaga secara bergantian dengan fokus mengatur alur kendaraan, berkoordinasi dengan pengawas SPBU, serta mencegah potensi gesekan antarpengendara akibat antrean panjang.
Hingga Rabu (14/10/2026), situasi di 11 lokasi SPBU terpantau aman dan kondusif. Polresta Barelang mengimbau warga masyarakat agar tetap tenang, mengantre dengan tertib, serta memanfaatkan layanan darurat Polisi 110 jika menemukan potensi gangguan keamanan di sekitar lokasi.


