Sinar Danan Djaya Gantikan Rony Ukurta Barus Pimpin OJK Kepri

Jaga Stabilitas Industri Jasa Keuangan

TERASBATAM.ID: Tongkat kepemimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) beralih dari Rony Ukurta Barus kepada Sinar Danan Djaya. Rony selanjutnya akan bertugas sebagai Kepala OJK Provinsi Bali.

Serah terima jabatan berlangsung di Kantor OJK Kepri, Batam, pada Kamis (13/6/2024). Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pejabat Forkopimda Kepri, para pelaku industri jasa keuangan, dan perwakilan media.

Dalam sambutannya, Rony Ukurta Barus menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukungnya selama bertugas di Kepri. Ia juga memuji kinerja media yang telah menjadi mitra strategis OJK dalam mengedukasi masyarakat tentang literasi keuangan.

“Terus terang saya sangat terkesan dengan teman-teman media selama ini dalam mendukung pelaksanaan tugas kantor OJK Kepulauan Riau,” ujar Rony.

Ia menambahkan, jangkauan OJK dalam mengedukasi masyarakat sangatlah terbatas. Oleh karena itu, peran media sangatlah penting untuk menyebarkan informasi terkait edukasi keuangan kepada masyarakat luas.

Sementara itu, Sinar Danan Djaya menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan program-program yang telah dicanangkan oleh Rony Ukurta Barus. Ia juga berkomitmen untuk menjaga stabilitas industri jasa keuangan di Kepri.

“Saya berharap bisa melanjutkan program-program Pak Rony Ukurta Barus yang sudah menjabat sejak tahun 2020 di Kepri,” ungkap Sinar.

Ia menambahkan, banyak program-program bagus yang akan dilanjutkan. “Saya melihat juga industri di Kepulauan Riau ini terjaga dengan baik,” ujarnya.

Sinar Danan Djaya memiliki pengalaman yang mumpuni di bidang jasa keuangan. Ia pernah bertugas di OJK Jawa Tengah, Jawa Timur, Papua, Papua Barat, dan Sulawesi Utara.

“Saya yakin dengan pengalaman saya di provinsi lain, saya bisa memberikan kontribusi yang positif untuk OJK Kepri,” kata Sinar.

Masyarakat Kepri berharap Sinar Danan Djaya dapat membawa OJK Kepri ke arah yang lebih baik dan terus menjaga stabilitas industri jasa keuangan di wilayah tersebut.