Batam Raya
Beranda / Batam Raya / Pemko Batam Prioritaskan Distribusi Hewan Kurban ke Wilayah “Hinterland”

Pemko Batam Prioritaskan Distribusi Hewan Kurban ke Wilayah “Hinterland”

Penyembelihan hewan kurban di Masjid Agung Raja Hamidah Batam. Tahun ini, Pemko Batam menyalurkan 66 hewan kurban. Dok HUMAS DISKOMINFO BATAM

TERASBATAM.IDPemerintah Kota Batam memastikan distribusi hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjangkau masyarakat secara merata hingga ke wilayah pulau-pulau (hinterland). Langkah ini diambil guna memastikan asas keadilan sosial dan kebersamaan dapat dirasakan oleh warga yang berada di luar area perkotaan (mainland).

Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyalurkan total 66 hewan kurban yang terdiri atas 45 ekor sapi dan 21 ekor kambing. Seluruh hewan kurban tersebut didistribusikan melalui masjid-masjid yang tersebar di 12 kecamatan di Kota Batam.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam Rudi Panjaitan, Kamis (28/5/2026), menjelaskan bahwa intervensi ke wilayah kepulauan menjadi salah satu fokus utama pemetaan tahun ini. Sedikitnya terdapat 12 masjid di wilayah hinterland yang mendapat prioritas pengiriman agar masyarakat di daerah pesisir dapat merayakan Idul Adha dengan sukacita yang sama.

“Kami ingin memastikan pelayanan keagamaan dan sosial ini hadir secara adil bagi seluruh masyarakat Batam, tanpa terkecuali bagi mereka yang tinggal di wilayah kepulauan,” ujar Rudi.

Sebagai penanda dimulainya penyaluran, simbolis penyerahan hewan kurban telah dilaksanakan di Masjid Agung Raja Hamidah, Batam Center, Rabu (27/5/2026). Penyerahan dilakukan langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam Li Claudia Chandra kepada pengurus masjid untuk selanjutnya disembelih dan dibagikan kepada para penerima manfaat.

TNI AU Gelar Simulasi “Force Down” di Batam

Klarifikasi Sumber Pendanaan

Selain memaparkan teknis distribusi, Rudi juga mengklarifikasi dinamika informasi yang berkembang di media sosial terkait asal-usul kontribusi kurban pimpinan daerah. Langkah pelurusan informasi ini dinilai penting untuk menjaga kondusivitas dan mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Rudi memaparkan bahwa pengadaan puluhan hewan kurban tersebut merupakan hasil kolaborasi dan gotong royong dari berbagai elemen di lingkungan pemerintah daerah.

“Kami ingin meluruskan informasi yang beredar di media sosial agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan utuh berdasarkan data,” kata Rudi.

Berdasarkan rincian resmi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam berkontribusi menyalurkan 7 ekor sapi dan 12 ekor kambing. Sementara itu, sisa hewan kurban lainnya bersumber dari partisipasi pribadi Wali Kota Batam, Wakil Wali Kota Batam, Sekretaris Daerah Kota Batam, serta sumbangsih sukarela para aparatur sipil negara (ASN) melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing.

Imbauan Verifikasi Informasi

Merespons cepatnya diseminasi narasi yang keliru di ruang digital, Pemko Batam mengimbau masyarakat untuk lebih skeptis dan bijak dalam menyaring informasi yang beredar di platform media sosial. Konfirmasi dan verifikasi ke sumber resmi harus dikedepankan sebelum ikut menyebarluaskan suatu konten.

10 Unit X-Ray Perkuat Deteksi Dini TBC di Kepri

Pemerintah daerah menegaskan akan tetap memegang teguh prinsip transparansi anggaran dan tata kelola kegiatan publik. Melalui keterbukaan informasi ini, momentum hari besar keagamaan diharapkan dapat mempererat solidaritas sosial antara pemerintah dan seluruh warga, baik di kawasan industri maupun di pulau-pulau penyangga.