Kejar Target Rp 1,5 T, Bapenda Kepri Gencarkan Penagihan Pajak

Kepala BP2RD Provinsi Kepri, Diky Wijaya.

TERASBATAM.ID: Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) gencar melakukan upaya penagihan pajak secara aktif kepada wajib pajak untuk meningkatkan realisasi penerimaan pajak daerah. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bapenda Kepri Diky Wijaya pada Jumat (24/05/2024).

“Kami juga menyampaikan kepada seluruh pemangku kebijakan untuk menyampaikan kepada seluruh badan usaha yang memiliki aset-aset kendaraan untuk membayarkan pajaknya. Itulah upaya yang dilakukan,” kata Diky.

Upaya penagihan aktif ini dilakukan Bapenda Kepri untuk mencapai target realisasi PAD 2024 sebesar Rp1,5 triliun. Hingga 17 Mei 2024, realisasi PAD Kepri mencapai Rp 604 miliar, atau 40% dari target.

Diky optimistis target tersebut akan tercapai hingga akhir tahun. Optimisme ini didasari oleh kinerja Bapenda Kepri yang menunjukkan tren positif dalam realisasi PAD.

Ia menyampaikan hingga 17 Mei, realisasi penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) di wilayah itu mencapai Rp 604 miliar, dari target sebesar Rp1,5 triliun.

Realisasi pajak kendaraan bermotor (PKB) telah mencapai Rp195 miliar dari target Rp472 miliar, realisasi Bea Balik Nama Pajak Kendaraan Bermotor (BBN-KB) sudah Rp178 miliar dari target Rp387 miliar.

“Kemudian realisasi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) Rp164 miliar dari target Rp473 miliar,” ujarnya.

Diky mengatakan dirinya optimis realisasi PAD 2024 akan tercapai hingga akhir tahun mendatang.

[penulis: rom]