TERASBATAM.ID — Kepemimpinan Manajer Swa Army PT Swabina Gatra, Letkol Marinir (Purn) Mardiono, terus membawa terobosan baru dalam memperkuat kompetensi pengamanan industri. Di usia yang melampaui enam dekade, mantan Kepala Humas Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI tersebut berhasil meraih gelar sertifikasi internasional Certified in Crime Prevention Studies (CCPS) di Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Kelulusan Mardiono dengan predikat sangat memuaskan dalam ujian sertifikasi dari Academy of Security, Intelligence and Risk Studies (ASIRS) Singapura tersebut menjadi wujud komitmennya dalam memimpin unit Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) Swa Army. Keahlian baru ini membekalinya dengan penguasaan 10 modul strategis, mulai dari analisis risiko, audit keamanan, hingga penanganan kejahatan siber dan ancaman internal.
Dalam mengemudikan Swa Army yang berada di bawah naungan PT Swabina Gatra (Semen Indonesia Group), pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Gresik ini menekankan pentingnya adaptasi teknologi di era globalisasi.
Selain mempertajam metodologi analisis keamanan konvensional, Mardiono mendorong digitalisasi operasional pengamanan melalui penerapan aplikasi pemantauan patroli (turjawali) yang dikembangkan bersama PT Argenta Danika Pradhana. Langkah ini diambil untuk memastikan keandalan pelayanan dan perlindungan aset para pengguna jasa.
Capaian Manajer Swa Army tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif signifikan bagi kemajuan perusahaan, sekaligus menetapkan standar baru bagi profesionalisme pimpinan BUJP nasional dalam merancang strategi pencegahan kejahatan yang terukur.


