Batam Raya
Beranda / Batam Raya / Bus Trans Batam Masuk Bandara Mulai Juni, Tarif Tetap Rp 5.000

Bus Trans Batam Masuk Bandara Mulai Juni, Tarif Tetap Rp 5.000

Persetujuan rute baru tersebut bertepatan dengan peluncuran 19 unit armada baru Trans Batam di Dataran Engku Putri, Batam Center, Selasa (26/5/2026). Hadir dalam peluncuran tersebut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan.

TERASBATAM.ID Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan menyetujui perluasan jangkauan transportasi massal Trans Batam hingga masuk ke dalam kawasan Bandara Internasional Hang Nadim, Kota Batam, Kepulauan Riau. Integrasi intermoda yang akan resmi beroperasi mulai 1 Juni 2026 ini diharapkan mampu memangkas biaya mobilitas masyarakat dan pelancong secara signifikan.

Persetujuan rute baru tersebut bertepatan dengan peluncuran 19 unit armada baru Trans Batam di Dataran Engku Putri, Batam Center, Selasa (26/5/2026). Hadir dalam peluncuran tersebut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan.

Aan mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kota Batam dalam memperkuat sektor transportasi publik di tengah dinamika ekonomi yang fluktuatif. Pembangunan jaringan transportasi massal dipandang bukan sekadar penyediaan sarana angkutan, melainkan investasi sosial yang berdampak langsung pada produktivitas warga.

“Transportasi itu membuka aksesibilitas. Banyak warga kesulitan menjangkau fasilitas pendidikan atau tempat kerja semata-mata karena biaya transportasi yang mahal atau tidak tersedia,” kata Aan.

Aan juga mengingatkan agar Batam mengantisipasi lonjakan kendaraan pribadi sejak dini guna mencegah kemacetan parah di masa depan. “Batam harus bersiap dari sekarang agar persoalan kemacetan akut seperti yang terjadi di Bali atau kota-kota besar lain tidak terulang di sini,” ujarnya.

97.997 KK di Batam Terdaftar Perlinsos Jelang Penutupan Hari Ini

Perbandingan Tarif Angkutan Bandara Hang Nadim:

  • Bus Damri (Angkutan Khusus): Rp 35.000
  • Trans Batam (Umum): Rp 5.000 (Pelajar Rp 2.500)

Menggunakan Skema BTS

Pelaksana Harian Wali Kota Batam Yusfa Hendri menjelaskan, pengadaan 19 armada baru ini tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun APBN untuk pembelian fisik bus. Pemerintah Kota Batam menerapkan skema pembelian layanan atau Buy The Service (BTS).

“Melalui skema ini, seluruh armada dan biaya perawatan harian disiapkan oleh pihak mitra swasta sebagai operator. Pemerintah daerah hanya membayar kompensasi layanan berdasarkan hitungan kilometer operasional yang ditempuh bus,” kata Yusfa. Langkah ini diambil untuk mempercepat peremajaan dan penambahan armada tanpa harus mengantre alokasi hibah bus dari pemerintah pusat.

Dengan tambahan armada ini, konektivitas moda transportasi di Batam kini telah saling terhubung, mulai dari pelabuhan domestik, pelabuhan internasional, kawasan permukiman, hingga bandara.

Warga Baloi Ancam Jerat Hukum Pembuang Sampah Sembarangan

Perpanjangan Rute Nongsa

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Perhubungan Kota Batam Cipto memastikan bahwa perluasan rute ke bandara tidak akan mengubah struktur tarif yang berlaku saat ini. Ongkos perjalanan menuju Bandara Hang Nadim dipatok sama dengan koridor reguler lainnya, yakni Rp 5.000 untuk kategori umum dan Rp 2.500 untuk pelajar.

Secara teknis, akses masuk ke bandara akan memanfaatkan pengembangan dari Koridor 7 yang melayani rute Nongsa–Batam Center. Jalur tersebut diperpanjang jalurnya agar dapat melakukan bongkar muat penumpang di dalam area terminal Bandara Hang Nadim.

“Perbedaannya jelas, Damri merupakan angkutan khusus bandara dengan tarif Rp 35.000. Sementara Trans Batam adalah angkutan umum massal yang trayeknya diperluas melewati bandara,” tutur Cipto.

Selain membuka akses ke bandara, sebagian besar dari 19 bus baru tersebut akan didistribusikan untuk memperkuat koridor padat penumpang, seperti rute Jodoh–Batam Center dan Nongsa–Batam Center. Dinas Perhubungan menargetkan penambahan armada ini mampu memangkas waktu tunggu penumpang (headway) di halte menjadi di bawah 10 menit pada jam-jam sibuk.

Target Pajak Daerah Batam Naik Rp151 Miliar

[kang ajank nurdin]