Batam Raya
Beranda / Batam Raya / Bundaran Baru di Batam Belum Sempurna, Air Mancur dan Taman Masih Tertunda

Bundaran Baru di Batam Belum Sempurna, Air Mancur dan Taman Masih Tertunda

Sejumlah bundaran baru di Kota Batam, Kepulauan Riau, belum dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti air mancur dan taman. Hal ini disebabkan karena keterbatasan waktu dan fokus pembangunan yang lebih dulu diarahkan pada penyelesaian infrastruktur dasar.

TERASBATAM.id: Sejumlah bundaran baru di Kota Batam, Kepulauan Riau, belum dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti air mancur dan taman. Hal ini disebabkan karena keterbatasan waktu dan fokus pembangunan yang lebih dulu diarahkan pada penyelesaian infrastruktur dasar.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menjelaskan bahwa pembangunan fisik bundaran seperti Bundaran Simpang Barelang, Simpang Bascamp, Simpang Bandara, dan Simpang Punggur memang sudah selesai. Namun, untuk tahap finishing seperti penambahan air mancur dan taman, masih perlu waktu.

“Perencanaannya kan baru hanya fisiknya saja. Jadi untuk air mancur dan tamannya, mungkin bisa dilanjutkan oleh Wali Kota Batam yang terpilih selanjutnya,” ujar Rudi, Jumat (13/12/2024).

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

Rudi menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan yang cukup matang untuk pembangunan bundaran-bundaran tersebut, termasuk penyediaan jaringan air dan kabel.

“Tinggal didirikan saja,” katanya.

97.997 KK di Batam Terdaftar Perlinsos Jelang Penutupan Hari Ini

Meskipun pembangunan fisik bundaran sudah selesai, namun sejumlah warga berharap agar fasilitas pendukung seperti air mancur dan taman dapat segera dilengkapi. Hal ini dinilai akan menambah keindahan dan estetika kota Batam.

“Bundaran-bundaran baru ini kan bagus, tapi kalau ada air mancur dan tamannya pasti akan lebih menarik,” ujar Ahmad, salah seorang warga Batam.

Tertundanya penyelesaian tahap finishing pada sejumlah proyek infrastruktur di Batam, termasuk bundaran, merupakan hal yang wajar terjadi. Terbatasnya anggaran dan sumber daya manusia menjadi salah satu kendala yang sering dihadapi pemerintah daerah. Selain itu, perubahan prioritas pembangunan juga dapat mempengaruhi jadwal pelaksanaan proyek.

[rma]

Warga Baloi Ancam Jerat Hukum Pembuang Sampah Sembarangan