TERASBATAM.ID — Kepolisian Sektor Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau, bersama Kelompok Tani Tunas Mekar melaksanakan panen raya jagung pipil di lahan ketahanan pangan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau di Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kamis (2/7/2026). Langkah ini merupakan bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan lokal sekaligus implementasi program swasembada pangan nasional.
Panen raya yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut menyasar lahan jagung seluas sekitar satu hektare. Hasil panen kali ini diperkirakan mampu memproduksi komoditas jagung pipil berkisar antara 700 kilogram hingga 1.000 kilogram (1 ton).
Kepala Kepolisian Sektor Nongsa Komisaris Eriman menyatakan, pemanfaatan lahan produktif ini menjadi komitmen nyata jajaran kepolisian dalam menyukseskan swasembada pangan tahun 2026. Menurut dia, selain menjalankan fungsi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga mengambil peran aktif dalam mendorong pemberdayaan ekonomi warga di wilayah perbatasan.
“Pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi lahan tidur menjadi lahan produktif diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi kelompok tani serta warga sekitar,” ujar Eriman melalui keterangan tertulis, Kamis.
Secara keseluruhan, kawasan ketahanan pangan binaan Polda Kepulauan Riau di kawasan Teluk Mata Ikan memiliki total luas mencapai lima hektare. Dalam pengelolaannya, kepolisian bermitra strategis dengan Kelompok Tani Tunas Mekar yang diketuai oleh Miswanto.
Wakil Kepala Kepolisian Sektor Nongsa Ajun Komisaris Thetio Nardiyanto menambahkan, sinergi antara aparat penegak hukum dan sektor pertanian menjadi kunci penting untuk mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan. Transformasi lahan ini membuktikan bahwa penguatan pangan dapat dimulai dari skala regional melalui kolaborasi taktis antarelemen masyarakat.
Seluruh rangkaian aktivitas pemanenan komoditas pertanian yang turut diikuti oleh jajaran Unit Intelkam, Binmas, dan Propam Polsek Nongsa tersebut berakhir pada pukul 10.00 WIB dalam situasi yang aman dan kondusif. Kepolisian berharap model pemanfaatan lahan seperti ini dapat terus direplikasi guna memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kota Batam.


