TNI/POLRI
Beranda / TNI/POLRI / Modus Keramba Apung, 1,6 Ton Timah Selundupan Disembunyikan di Laut

Modus Keramba Apung, 1,6 Ton Timah Selundupan Disembunyikan di Laut

Komandan Kodaeral IV Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko menyampaikan pengungkapan kasus tersebut dalam konferensi pers di Mako Lanal Dabo Singkep, Senin (3/8/2026).

TERASBATAM.ID — Tim gabungan TNI Angkatan Laut mengandaskan modus baru penyelundupan mineral strategis yang memanfaatkan keramba apung di Perairan Pekajang Besar, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Sebanyak 42 karung berisi 1,627 ton pasir timah bernilai Rp 1,33 miliar ditemukan ditenggelamkan di bawah keramba sebelum diselundupkan ke Malaysia.

Komandan Kodaeral IV Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko menyampaikan pengungkapan kasus tersebut dalam konferensi pers di Mako Lanal Dabo Singkep, Senin (3/8/2026).

Pengungkapan bermula saat Tim Satgas Pusintelal dan KRI Beladau-643 melakukan patroli pada Minggu (26/7/2026). Petugas mendapati dua kapal cepat (High Speed Craft) bersandar di keramba apung tersebut, namun kabur saat didekati. Suspect keberadaan barang gelap di lokasi, tim intelijen menerjunkan penyelam ke dasar keramba.

“Hasil penyelaman mengungkap keberadaan 42 karung pasir timah yang sengaja disembunyikan di bawah permukaan air di dasar keramba,” ujar Berkat.

Hasil uji laboratorium PT Timah mengonfirmasi barang bukti memiliki kadar timah (Sn) berkisar 53–67 persen. Berdasarkan penyelidikan awal, timah tersebut hendak dipindahkan di tengah laut (ship-to-ship) ke kapal penampung tujuan Malaysia.

TNI AU Gelar Simulasi “Force Down” di Batam

Dalam operasi ini, petugas menahan pemilik keramba berinisial H alias AL. Polisi militer turut menyita satu pucuk senapan angin Predator Airgun, satu pucuk airsoft gun Jericho 941, serta unit ponsel guna pengembangan jaringan penyelundupan lintas negara lebih lanjut.