TERASBATAM.ID — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada 7.321 penerima manfaat di Kabupaten Natuna untuk periode Februari–Maret 2026. Jumlah tersebut melonjak tajam dibandingkan periode Oktober–November 2025 yang hanya 3.686 penerima, atau naik sekitar 89 persen.
Penyaluran diluncurkan langsung oleh Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad di Gudang Bulog Ranai, Sabtu (4/4/2026), didampingi Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura serta Bupati Natuna Cen Sui Lan.
Pimpinan Cabang Bulog Ranai, Pencius Siburian, melaporkan setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras (10 kg per bulan) dan 4 liter minyak goreng (2 liter per bulan). “Bantuan ini diberikan kepada 7.321 penerima yang tersebar di seluruh Kabupaten Natuna,” ujar Pencius.
Ia menegaskan, peningkatan jumlah penerima dibanding periode sebelumnya menunjukkan perluasan cakupan bantuan. Bulog Ranai berkomitmen menyalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Gubernur Ansar Ahmad secara simbolis menyerahkan bantuan kepada 100 perwakilan penerima. Ia menyampaikan bahwa secara keseluruhan, jumlah penerima bantuan pangan di Provinsi Kepri mencapai 143.034 orang, dengan 7.321 di antaranya berada di Natuna.
“Harapannya bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang menantang, serta dapat terus berlanjut ke depan,” ujar Ansar.
Dalam sambutannya, Ansar juga mengimbau masyarakat agar tidak boros pangan. “Saya mengajak masyarakat mengonsumsi makanan secukupnya dan tidak boros. Ini penting sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan kita bersama,” tegasnya.
Ia meminta Pemkab Natuna dan OPD terkut untuk terus mensosialisasikan gerakan Stop Boros Pangan kepada masyarakat. Kegiatan yang dihadiri sekitar 150 orang itu berlangsung lancar, mencerminkan sinergi pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah perbatasan.


