Berita
Beranda / Berita / Pemprov Kepri Siapkan  Museum Bahasa Nasional di Penyengat

Pemprov Kepri Siapkan  Museum Bahasa Nasional di Penyengat

Balai Adat di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, terlihat dari udara. Terlihat revitalisasi dilaksnakan Pemprov Kepri di kawasan ini merubah wajah bangunan sebagai pusat musyawarah, tempat penyambutan tamu penting, dan wadah kegiatan budaya Melayu di Pulau Penyengat. (DISKOMINFO KEPRI)

TERASBATAM.ID — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mempercepat penataan kawasan cagar budaya Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, melalui program “Penyengat Bedelau”. Selain pembenahan infrastruktur fisik, Pemprov Kepri tengah menyiapkan pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional yang ditargetkan rampung pada 2028.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengemukakan, pembangunan museum berkonsep open museum tersebut dirancang secara multiyears hingga akhir 2027. Monumen dan museum ini ditargetkan diresmikan pada 2028, bertepatan dengan peringatan 100 Tahun Sumpah Pemuda.

“Pulau Penyengat merupakan pusat peradaban Melayu yang menyimpan jejak penting lahirnya identitas kebangsaan. Di pulau inilah pemikiran Raja Ali Haji lahir dan menjadi fondasi perkembangan bahasa Melayu modern sebagai cikal bakal bahasa Indonesia,” ujar Ansar, Rabu (5/8/2026).

Hingga Agustus 2026, program “Penyengat Bedelau” telah merevitalisasi jaringan jalan, drainase, penerangan kawasan, pemukiman warga, hingga fasilitas pendukung di situs-situs bersejarah. Guna mengoptimalkan penataan, Pemprov Kepri juga telah menggalang dukungan lintas kementerian, termasuk Bappenas, Kementerian Kebudayaan, dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Ansar menambahkan, penataan kawasan ini tidak hanya bertujuan melestarikan warisan sejarah dan budaya, tetapi juga didorong untuk menggerakkan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi warga setempat.

TNI AU Gelar Simulasi “Force Down” di Batam