TERASBATAM.ID — PT BNI Life Insurance resmi mengumumkan perombakan jajaran komisaris menyusul hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun 2026. Dalam keputusan tersebut, mantan Wakil Wali Kota Batam yang juga eks Menteri PAN-RB, Asman Abnur, dipercaya menakhodai posisi strategis sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen BNI Life.
Pengangkatan figur-figur penting mewarnai jajaran pengawas perusahaan asuransi terkemuka ini. Selain Asman Abnur yang memiliki rekam jejak panjang di legislatif dan eksekutif, kursi komisaris independen juga diduduki oleh tokoh nasional yang tak asing lagi, yakni Alwi Shihab. Alwi Shihab, yang merupakan paman dari jurnalis senior ternama Najwa Shihab, dikenal luas sebagai mantan Menteri Luar Negeri RI serta mantan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.
Kehadiran Asman Abnur sebagai orang nomor satu di jajaran komisaris BNI Life menambah daftar panjang pengabdian publiknya. Lahir pada tahun 1961, peraih gelar Doktor Ekonomi Islam dari Universitas Airlangga ini mengawali karier politiknya dari tingkat daerah sebagai anggota DPRD Kota Batam (1999–2001) sebelum terpilih menjadi Wakil Wali Kota Batam (2001–2004).
Kariernya kemudian melesat ke tingkat nasional dengan menjadi pimpinan di berbagai komisi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mulai dari periode 2004 hingga 2024, serta dipercaya menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) pada 2016–2018.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Asman Abnur tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp25,7 miliar yang didominasi oleh aset properti berupa tanah dan bangunan yang tersebar di Batam, Jakarta, hingga aset properti di luar negeri seperti di Singapura dan Inggris, tanpa memiliki beban utang.
Melalui kepemimpinan baru di bawah arahan Asman Abnur serta didukung oleh jajaran komisaris berpengalaman seperti Alwi Shihab, BNI Life di bawah naungan tahun 2026 ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan kinerja bisnis, serta memperluas inklusi layanan keuangan yang andal bagi masyarakat Indonesia.


