TERASBATAM.ID — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meraih predikat Terbaik 1 kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, di Wyndham Opi Hotel Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (26/4/2026).
Penghargaan diterima oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian yang berhasil diraih Pemprov Kepri.
“Ini capaian yang tentu berkat adanya dukungan dari banyak pihak. Di internal Pemprov Kepri, instansi terkait lainnya, dan tentu saja dukungan dari masyarakat Kepri secara umumnya,” ujar Nyanyang usai menerima penghargaan.
Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat mendorong peningkatan kinerja daerah melalui pemberian insentif fiskal. Program ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah.
Pemerintah daerah dengan kinerja terbaik mendapat insentif fiskal dari Kementerian Dalam Negeri. Untuk juara III mendapat apresiasi Rp1 miliar, juara II Rp2 miliar, dan juara I Rp3 miliar. Dengan predikat terbaik 1, Pemprov Kepri berhak menerima insentif sebesar Rp3 miliar.
Empat Kategori Penghargaan
Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi tahun 2026 ini memberikan penghargaan kepada sejumlah pemerintah daerah dalam empat kategori, yakni penurunan tingkat pengangguran, penurunan kemiskinan dan stunting, *creative financing*, dan pengendalian inflasi.
Untuk kategori Penurunan Kemiskinan dan Stunting, selain Provinsi Kepri sebagai pemenang tingkat provinsi, penghargaan tingkat kota diraih oleh Sungai Penuh (Juara I), Pekanbaru (Juara II), dan Batam (Juara III). Sementara tingkat kabupaten diraih oleh Mesuji (Juara I), Tapanuli Selatan (Juara II), dan Bengkalis (Juara III).
Nyanyang menekankan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemprov Kepri untuk lebih bersemangat dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan penurunan angka stunting.
“Tentu, kami bersama Gubernur Kepri Bapak Ansar Ahmad menganggap ini menjadi kewajiban yang harus terus diupayakan. Tentu kita selalu berharap dukungan serta doa dari masyarakat,” tambah Nyanyang.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa program-program penanggulangan kemiskinan dan stunting yang dijalankan Pemprov Kepri selama ini dinilai berhasil dan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.


