Berita
Beranda / Berita / Kepri Akselerasi Program Ekonomi Biru dan Koperasi Nelayan

Kepri Akselerasi Program Ekonomi Biru dan Koperasi Nelayan

Gubernur Ansar Ahmad didampingi sejumlah Kepala daerah dan Kepala OPD di Kepulauan Riau beraudiensi bersama Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono di Gedung Menara Bahari I, Jakara Pusat, Jumat (10/7/2026).

TERASBATAM.IDPemerintah Provinsi Kepulauan Riau mempercepat penguatan sektor maritim melalui implementasi program ekonomi biru dan perluasan jaringan Koperasi Nelayan Merah Putih. Langkah strategis ini ditempuh lewat kolaborasi intensif antara pemerintah daerah dan Kementerian Kelautan dan Perikanan guna mengoptimalkan potensi wilayah perairan yang menjadi beranda depan program nasional tersebut.

Komitmen akselerasi tersebut dibahas dalam audiensi antara Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad bersama jajaran kepala daerah serta organisasi perangkat daerah (OPD) Kepri dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di Gedung Menara Bahari I, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2026).

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyatakan, wilayahnya memiliki target pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di 100 titik kawasan perairan. Hingga saat ini, tiga titik di antaranya telah rampung dibangun, sementara satu titik di Kabupaten Natuna tengah berada dalam proses pengerjaan.

“Sebagai bentuk keseriusan, kami juga mengusulkan penambahan 18 titik prioritas baru agar manfaat dari program strategis nasional ini dapat langsung menjangkau lebih banyak masyarakat pesisir serta kelompok nelayan di Kepri,” ujar Ansar.

Selain mengajukan penambahan titik koperasi, Pemprov Kepri turut mendesak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk segera melakukan survei topografi lapangan terhadap 82 titik kawasan pesisir di wilayah tersebut. Survei ini dinilai krusial sebagai cetak biru perencanaan pembangunan sekaligus evaluasi kebutuhan infrastruktur pendukung sektor maritim.

TNI AU Gelar Simulasi “Force Down” di Batam

Merespons usulan tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengapresiasi langkah cepat Pemprov Kepri dalam menyiapkan data dukung operasional. Trenggono menegaskan bahwa Kepri merupakan salah satu wilayah prioritas nasional dalam implementasi kebijakan ekonomi biru mengingat posisi geografis dan luasan perairannya yang sangat strategis.

“Ini merupakan momentum yang sangat baik untuk mengoptimalkan seluruh potensi kelautan dan perikanan melalui kolaborasi yang kuat. Keberhasilan pembangunan sektor ini memerlukan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan di daerah agar mampu memberikan nilai tambah yang konkret bagi kesejahteraan nelayan,” kata Trenggono.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Ansar didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Bupati Natuna Cen Sui Lan, Bupati Karimun Iskandarsyah, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Wakil Bupati Kepulauan Anambas Raja Bayu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Roni Kartika, dan Kepala Dinas Perikanan Kota Batam Rudi Atmadjianto.

Sementara itu, Menteri KKP didampingi oleh Sekretaris Jenderal KKP Andi Artha, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Lotharia Latif, serta sejumlah jajaran direktur teknis terkait. Pertemuan ini diharapkan menjadi stimulus pemulihan dan peningkatan produktivitas ekonomi berbasis kelautan di wilayah Kepulauan Riau secara berkelanjutan.

10 Unit X-Ray Perkuat Deteksi Dini TBC di Kepri