TERASBATAM.ID — TNI Angkatan Laut mempertegas komitmennya dalam menjaga kedaulatan wilayah perbatasan negara sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kepulauan Riau. Rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 TNI AL di Tanjungpinang diisi dengan program sosial, pengembangan ekonomi bahari, serta pelayanan kesehatan yang menyentuh langsung kehidupan warga perbatasan.
Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan bahwa pendekatan pembangunan wilayah pesisir merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan nasional di batas utara Indonesia.
“Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka peringatan HUT ke-81 TNI Angkatan Laut. Kegiatan dirancang untuk menyentuh berbagai dimensi kehidupan masyarakat, antara lain edukasi pengenalan dunia maritim untuk generasi muda, kepemimpinan dan semangat bela negara, penguatan wawasan kebangsaan, sekaligus pemahaman potensi ekonomi bahari,” ujar Muhammad Ali di Tanjungpinang, Sabtu (19/06/2026).
Selain menyasar penguatan wawasan kebangsaan dan edukasi maritim bagi generasi muda, TNI AL juga menggelar berbagai program pembinaan teritorial berbasis budaya dan ekonomi lokal. Langkah ini dimaksudkan untuk memacu perekonomian daerah melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pelestarian tradisi bahari.
“Kegiatan pembinaan teritorial ini juga menggelar Lomba Layar Marathon Kasal Cup 2026. Kita tumbuhkan prestasi, sportivitas, kepemudaan, serta budaya bahari melalui Festival Perahu Jong, pameran dan bazar UMKM, penanaman mangrove, serta program Laut Bersih,” kata Muhammad Ali.
Guna memastikan dampak sosial yang konkret bagi warga pulau-pulau terluar, TNI AL menerjunkan Operasi Surya Bhaskara Jaya dan program Karya Bakti. Melalui operasi kemanusiaan tersebut, fasilitas medis dan perbaikan sarana publik dihadirkan secara gratis di permukiman nelayan.
“Melalui Operasi Surya Bhaskara Jaya, kami memberikan pelayanan kesehatan dan bakti sosial untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir dan perbatasan. Demikian pula melalui program Karya Bakti, kami membantu perbaikan fasilitas umum sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat,” tutur Muhammad Ali.
Ia menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan wilayah perbatasan sangat bergantung pada sinergi lintas sektor yang konsisten dan berkelanjutan antara militer, pemerintah daerah, serta warga lokal.
“Semoga sinergi dan kebersamaan yang telah terbangun ini terus berkembang menjadi kekuatan bersama dalam membangun wilayah pesisir dan perbatasan yang maju, sejahtera, aman, serta berkelanjutan,” lanjut Muhammad Ali.
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni mengapresiasi perhatian besar pemerintah pusat dan jajaran TNI AL terhadap kondisi geografis Kepri, yang 98 persen wilayahnya merupakan lautan dan hanya 2 persen berupa daratan.
“Kehadiran Bapak Kasal merupakan bentuk perhatian nyata dari pemerintah pusat terhadap penguatan stabilitas politik, keamanan, serta tata kelola wilayah perbatasan, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau yang merupakan wilayah kepulauan terbesar di Indonesia,” ujar Misni.
Misni menambahkan, program sosial dan pemberdayaan yang digulirkan TNI AL menjawab kebutuhan dasar warga pesisir. Pemerintah Provinsi Kepri berkomitmen memperkuat kerja sama dengan jajaran TNI AL guna menjaga stabilitas dan memajukan kawasan perbatasan negara.


