TERASBATAM.ID — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mematangkan persiapan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang akan dipusatkan di Kota Tanjungpinang pada 23–24 Juli 2026. Acara berskala regional ini rencananya dihadiri langsung oleh Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Selvi Ananda beserta rombongan Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (SERUNI KMP). Selvi Ananda adalah isteri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni menyatakan, koordinasi lintas perangkat daerah telah dirampungkan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman dan lancar. Rapat koordinasi intensif bersama jajaran terkait juga telah digelar di Tanjungpinang untuk mematangkan manajemen alur kunjungan delegasi pusat tersebut.
“Kami memastikan seluruh rangkaian agenda kunjungan dipersiapkan secara maksimal, mulai dari kegiatan di Tugu Sirih, Gedung Dekranasda Provinsi Kepri, hingga kunjungan ke Pulau Penyengat,” ujar Misni, Sabtu (18/7/2026).
Peringatan HAN tahun ini mengusung tema “Main Raya Hari Anak Nasional 2026” dan akan dipusatkan di kawasan Tugu Sirih, Gurindam 12, Tanjungpinang, pada Kamis (23/7/2026).
“Kami berharap masyarakat yang membawa putra-putrinya ke Main Raya HAN 2026 tidak hanya menikmati berbagai wahana permainan, tetapi juga memperoleh edukasi kesehatan serta memanfaatkan layanan administrasi kependudukan yang tersedia,” kata Misni.
Edukasi dan Aksi Lingkungan
Selain menyediakan wahana permainan anak, Pemprov Kepri akan menghadirkan stan Pojok Posyandu untuk sarana edukasi kesehatan anak. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat juga akan membuka gerai pelayanan langsung untuk penerbitan dokumen administrasi kependudukan anak, termasuk Kartu Identitas Anak (KIA).
Berdasarkan jadwal resmi panitia, setelah menghadiri acara puncak di Tugu Sirih pada 23 Juli, Selvi Ananda bersama rombongan SERUNI KMP akan bertolak menuju Gedung Dekranasda Provinsi Kepri. Agenda kemudian dilanjutkan ke kawasan Pantai Dugong, Trikora, Kabupaten Bintan.
Di pesisir Bintan tersebut, rombongan dijadwalkan mengikuti aksi lingkungan berupa transplantasi terumbu karang, pelepasan anak penyu (tukik), serta penandatanganan Deklarasi Laut Bebas Sampah.
Pada hari kedua, Jumat (24/7/2026), rangkaian kunjungan kerja akan dilanjutkan dengan meninjau kondisi anak-anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Batam yang berlokasi di Kabupaten Bintan, sebelum akhirnya ditutup dengan kunjungan budaya ke Pulau Penyengat.


