Berita
Beranda / Berita / Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Memasuki hari ke-6 pencarian lima jurnalis yang hilang, anggota PWI Banten ikut berlayar selama 11 jam bersama Polairud menggunakan KP Sanjaya. Penyisiran yang dilakukan hingga malam hari tersebut masih belum membuahkan hasil. (Foto: Dok. PWI Banten)

TERASBATAM.ID — Memasuki hari ketujuh operasi pencarian, Tim SAR Gabungan terus memperluas wilayah penyisiran untuk menemukan lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (14/9/2026).

 

Operasi pencarian besar-besaran yang difokuskan pada penyelamatan para jurnalis beserta awak speedboat tersebut kini membagi wilayah kerja ke dalam tujuh sektor utama dengan mengerahkan alutsista darat, laut, hingga udara.

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten, Al Amrad, menegaskan bahwa seluruh armada dan personel dioptimalkan untuk menyisir setiap sudut perairan Selat Sunda guna menemukan kelima insan pers yang hilang saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut.

Berantas TPPO dan Narkoba, Polda Kepri-PDRM Sepakati 12 Langkah Strategis

 

“Memasuki hari ketujuh, kami terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk mencari lima rekan jurnalis dan tiga kru kapal yang masih hilang. Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian secara terkoordinasi dengan membagi wilayah operasi ke dalam beberapa sektor,” ujar Al Amrad, Senin (14/9/2026).

 

Adapun lima jurnalis yang hingga kini masih dalam proses pencarian intensif meliputi:

 

PFI, AJI, dan IWO Batam Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang

  1. M. Bagus Khoirunnas (28) – Jurnalis ANTARA

 

  1. Ari Basuki (52) – Jurnalis Merdeka.com

 

  1. Yudhis (43) – Jurnalis iNews

 

  1. Daus (42) – Jurnalis Anadolu Agency

 

  1. Donal (51) – Jurnalis Freelance

 

Investasi dan Keamanan Perbatasan Jadi Fokus Utama GO Polda Kepri 2026

Sementara tiga kru kapal yang mendampingi rombongan wartawan tersebut yakni Warta (55/Kapten Kapal), Surakman (60/ABK), dan Heriyanto (49/Pemandu Wisata).

 

Pada pelaksanaan operasi hari ketujuh, tim memulai penyisiran sejak pukul 07.00 WIB yang mencakup Sektor X, Z, V, W, U, Y, dan H. Sejumlah kapal perang dan kapal penyelamat dikerahkan ke lokasi, antara lain KRI Leuser, KRI Teluk Gilimanuk, KRI Lepu, KN SAR Tetuka, KN SAR Basudewa, KN SAR Antasena, serta armada pemantau perairan lainnya.

 

Untuk memaksimalkan pemantauan udara, Basarnas turut menyiagakan Helikopter HR 3604 dan dua unit drone thermal guna mendeteksi keberadaan para korban dari atas perairan.

 

Pencarian dilakukan di tengah tantangan cuaca Selat Sunda yang diperkirakan berawan dengan kecepatan angin 10–20 knot serta ketinggian gelombang laut berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter.

 

“Kami mengimbau seluruh unsur SAR Gabungan untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas. Kami juga memohon doa dari seluruh masyarakat dan insan pers agar keberadaan rekan-rekan jurnalis serta kru kapal dapat segera ditemukan,” pungkas Al Amrad.