TERASBATAM.ID — Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Bidang Pemerintahan dalam Pengelolaan, Pengembangan, dan Pembangunan Kelautan dan Perikanan Tahun 2025.
Penghargaan tersebut disematkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Plaza Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).
Penganugerahan itu merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 126/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya. Penghargaan diberikan kepada sejumlah kepala daerah dan tokoh yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam pengelolaan, pengembangan, dan pembangunan sektor kelautan serta perikanan di daerah masing-masing.
Gubernur Ansar Ahmad menjadi salah satu dari tujuh penerima penghargaan tingkat nasional yang ditetapkan pemerintah pusat.
Sebagai provinsi kepulauan yang 98 persen wilayahnya berupa lautan, sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu fokus utama pembangunan di Kepulauan Riau. Di bawah kepemimpinan Ansar, berbagai program terus didorong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan, mulai dari pembangunan infrastruktur pendukung sektor perikanan, penguatan ekonomi maritim, hingga kebijakan pengelolaan sumber daya laut berkelanjutan.
Gubernur Ansar menyampaikan rasa syukur dan apresiasi. Ia menegaskan penghargaan tersebut bukan untuk pribadi, melainkan untuk seluruh masyarakat Kepulauan Riau.
“Penghargaan ini bukan untuk pribadi, melainkan penghargaan bagi seluruh masyarakat Kepulauan Riau yang selama ini bersama-sama membangun sektor kelautan dan perikanan. Sebagai daerah kepulauan, laut adalah kekuatan utama kita,” ujar Ansar.
Ia menambahkan, pembangunan sektor maritim akan terus menjadi prioritas demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian daerah.
Penganugerahan Satyalancana Wira Karya ini sekaligus mempertegas posisi Kepri sebagai salah satu daerah terdepan dalam pembangunan sektor kemaritiman nasional. (


