Berita
Beranda / Berita / Dorong Swasembada Ikan, Tapsel Salurkan Ribuan Bibit Lele

Dorong Swasembada Ikan, Tapsel Salurkan Ribuan Bibit Lele

Bupati Tapsel saat melepas bibit ikan di Dusun Huta Baru Tapsel.
Table of Contents

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terus memacu produksi perikanan darat demi mewujudkan kemandirian pangan daerah. Langkah ini ditegaskan melalui penyaluran bantuan sarana budidaya berupa kolam bundar, puluhan ribu bibit ikan lele, dan pakan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Aek Siboru Namora di Desa Pargarutan Dolok, Kecamatan Angkola Timur, Senin (20/7/2026).

Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu menyerahkan langsung bantuan berupa 10.000 ekor bibit ikan lele serta 60 sak pakan. Bantuan ini didistribusikan untuk sepuluh unit kolam bundar, di mana masing-masing kolam dialokasikan 1.000 ekor bibit lele dan tiga sak pakan sebagai stimulan usaha.

Gus Irawan menegaskan, penyaluran bantuan sarana perikanan ini menjadi bagian integral dari strategi percepatan “Gerakan Seribu Kolam” yang tengah digalakkan Pemkab Tapsel. Berdasarkan data evaluasi tahun 2024, sebagian besar pasokan kebutuhan konsumsi ikan masyarakat Tapanuli Selatan masih bergantung pada pasokan luar daerah, khususnya dari Sumatera Barat.

“Tujuan utama program ini bukan sekadar mengejar target kuantitas fisik kolam yang dibangun, melainkan memastikan Tapanuli Selatan mampu memenuhi kebutuhan pasokan ikan secara mandiri,” ujar Gus Irawan di hadapan tokoh masyarakat dan pengurus Pokdakan.

Pemanfaatan Lahan Terintegrasi

Gus Irawan meminta para pembudidaya tidak membiarkan lahan kosong mangkrak. Pemkab Tapsel mendorong pola integrasi pemanfaatan lahan antara sektor perikanan, pertanian, dan peternakan guna mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat.

TNI AU Gelar Simulasi “Force Down” di Batam

Guna memperkuat rantai pasok dan keberlanjutan usaha warga, Pemkab Tapsel menyiapkan skema pendukung berupa fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga nol persen. Selain itu, badan usaha milik daerah (BUMD) ditunjuk bertindak sebagai distributor pakan dan benih sekaligus penampung hasil panen (offtaker) dari masyarakat.

“Bantuan ini merupakan pemicu agar warga semakin produktif. Kami minta aparatur kecamatan, desa, hingga penyuluh mendampingi warga menjaga ketahanan pangan daerah,” katanya menambahkan.

Sepanjang tahun 2025, program Gerakan Seribu Kolam telah merealisasikan pembangunan 977 unit kolam melalui kolaborasi pendanaan APBD kabupaten, APBD provinsi, dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta alokasi dana ketahanan pangan desa. Pemkab optimistis penambahan unit kolam baru sepanjang tahun 2026 akan melampaui target yang ditetapkan.

Sementara itu, Ketua Pokdakan Aek Siboru Namora, Bona Harahap, mengapresiasi dukungan sarana produksi dari pemerintah daerah. Ia meyakini bantuan paket kolam dan pakan tersebut dapat meningkatkan volume produksi budidaya ikan sekaligus mendongkrak pendapatan ekonomi para anggota kelompok di Desa Pargarutan Dolok.

[dalil harahap]

10 Unit X-Ray Perkuat Deteksi Dini TBC di Kepri