Table of Contents−
TERASBATAM.ID — Pemerintah Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Kepulauan Riau, menggelar pesta rakyat bertajuk ”Perlombaan Pacu Laut Penawar Rindu” untuk menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Rangkaian perlombaan di wilayah perbatasan Indonesia dengan Singapura dan Malaysia ini berlangsung mulai Sabtu (15/8/2026) hingga puncaknya pada Senin (17/8/2026).
Camat Belakang Padang Abdul Hanafi menyampaikan, pesta rakyat tersebut menyajikan beragam perlombaan olahraga air yang melibatkan langsung masyarakat pesisir. Rangkaian kegiatan dirancang sebagai sarana hiburan sekaligus mempererat kebersamaan warga di kawasan perbatasan.
”Perlombaan laut dimulai Sabtu (15/8/2026), dan puncaknya akan berlangsung pada 17 Agustus,” ujar Abdul Hanafi saat dihubungi dari Batam, Jumat (14/8/2026).

Adrenalin memuncak saat sampan-sampan pacu beradu cepat membelah ombak. Semangat juang dan sportivitas warga pesisir begitu terasa dalam setiap kayuhan, menjadi bukti nyata betapa hidupnya tradisi dan persaudaraan di perbatasan. Dokumentasi kemeriahan Pesta Laut Kemerdekaan di Belakang Padang, Batam, tahun 2025.
Perlombaan Tradisional hingga Mesin
Panitia telah menyiapkan sejumlah kategori perlombaan bahari. Kategori tersebut meliputi speedboat 200 PK sport racing, speedboat fiber 15 PK standar, speedboat fiber 15 PK racing, serta speedboat fiber 40 PK racing.
Selain itu, ditandingkan pula perlombaan ketinting saf dalam racing, ketinting lepet racing, sampan dayung perempuan, serta lomba sampan layar tradisional kategori lima, tujuh, dan sembilan awak.
Sesuai jadwal pelaksanaan:
-
Sabtu (15/8/2026): Lomba ketinting, lepet, dan sampan dayung perempuan.
-
Minggu (16/8/2026): Babak penyisihan perlombaan speedboat.
-
Senin (17/8/2026): Babak final speedboat dan pelaksanaan lomba sampan layar.
Tokoh masyarakat Belakang Padang, Hasim, mengungkapkan bahwa perlombaan laut sudah menjadi tradisi tahunan yang memiliki nilai budaya penting bagi warga setempat.
”Bagi masyarakat Belakang Padang, laut bukan hanya tempat mencari nafkah, melainkan juga bagian dari kehidupan dan budaya. Kegiatan ini sangat positif untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan masyarakat pesisir,” kata Hasim.
Hasim berharap pesta rakyat yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 RI bertema ”Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” ini dapat terus menjaga tradisi bahari sekaligus mempromosikan potensi wilayah pesisir Belakang Padang ke tingkat yang lebih luas.
[kang ajank nurdin]


