Berita
Beranda / Berita / Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Besar di Tanjung Sauh

Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Besar di Tanjung Sauh

Kapal cepat Speed Boat JJ Indah 2 (kiri) bersandar di Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang, Batam, setelah ditahan oleh Tim Patroli Laut BC 10029 di Perairan Tanjung Sauh pada Selasa (28/10). Kapal ini diamankan karena membawa tumpukan karung dan paket besar berisi berbagai komoditas yang diduga diselundupkan tanpa dilengkapi dokumen kepabeanan.

TERASBATAM.ID – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Tipe B Batam kembali berhasil membongkar upaya penyelundupan barang ilegal melalui jalur laut. Tim Patroli Laut BC 10029 melakukan penegahan terhadap satu unit kapal cepat (speed boat) di perairan Tanjung Sauh, Batam, yang kedapatan membawa muatan besar tanpa dokumen kepabeanan yang sah.

Penindakan ini terjadi pada Selasa (28/10/2025) sore, berawal dari kegiatan patroli pengawasan rutin di jalur pelayaran yang dikenal rentan terhadap aktivitas ilegal. Petugas mencurigai kapal speed boat bernama JJ Indah 2 yang melaju dari Punggur menuju Tanjung Uban tanpa membawa penumpang.

Setelah dihentikan dan diperiksa, petugas menemukan tumpukan karung dan paket kiriman dalam jumlah sangat besar yang memenuhi hampir seluruh ruang kabin kapal. Barang-barang ini diduga merupakan berbagai macam komoditas selundupan.

Atas temuan tersebut, kapal bersama muatannya segera digiring menuju Dermaga Bea Cukai di Tanjung Uncang. Petugas mengamankan tiga orang awak kapal dan kini tengah melakukan proses pencacahan untuk mengidentifikasi jenis dan jumlah pasti barang muatan. Kasus ini sedang didalami untuk memastikan adanya unsur pelanggaran, termasuk potensi pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan.

Kepala KPU Bea Cukai Tipe B Batam, Zaky Firmansyah, menegaskan komitmen lembaganya untuk memperkuat pengawasan laut. Langkah ini diambil sebagai upaya menekan peredaran barang ilegal yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat.

Terlantar di Kamboja, Sejumlah Warga Batam Butuh Pertolongan

“Sebagai garda terdepan, patroli laut rutin harus terus digiatkan mengingat Batam merupakan wilayah yang sangat strategis. Penindakan ini adalah bukti peran Bea Cukai sebagai community protector dalam melindungi masyarakat dari peredaran barang selundupan,” ujar Zaky.

Bea Cukai Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan keamanan wilayah perairan melalui patroli, intelijen, dan pemanfaatan teknologi guna mencegah masuknya barang ilegal maupun berbahaya ke wilayah Indonesia.