TERASBATAM.ID — Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan kerja Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, yang didampingi Wakil Wali Kota Serena C. Francis, di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam, Jumat (10/4/2026). Kunjungan ini menegaskan posisi Batam sebagai percontohan (pilot project) pelayanan publik dan perizinan investasi berbasis digital di Indonesia.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, memperkenalkan tiga inovasi utama yang telah diterapkan di Batam, yakni Dashboard Investasi sebagai command center pemantauan real-time, MANTAB (Manajemen Talenta Batam) untuk integrasi tenaga kerja dengan kebutuhan industri berbasis teknologi, serta program Duta Investasi sebagai penguat promosi dan daya tarik investasi Batam. Kunjungan diawali dengan peninjauan Dashboard Investasi di ruang Anggota Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis, yang memungkinkan pemantauan langsung serta percepatan penyelesaian kendala yang dihadapi pelaku usaha. Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke layanan PTSP di Mall Pelayanan Publik.
“Substansinya, kunjungan ini menjadi komparasi yang baik bagi kedua belah pihak. Fokusnya adalah mendorong terobosan peningkatan daya saing daerah melalui simplifikasi, penyederhanaan standar, serta percepatan waktu pelayanan kepada masyarakat,” ujar Amsakar. Ia menambahkan bahwa penguatan birokrasi harus berorientasi pada kemudahan layanan.
“Birokrasi yang kuat adalah birokrasi yang memudahkan masyarakat. Pertemuan ini diharapkan menjadi katalisator peningkatan kualitas pelayanan publik,” tambahnya.
Dalam rombongan tersebut, turut hadir Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis. Perempuan berusia 26 tahun ini mencatatkan sejarah sebagai wakil wali kota termuda di Indonesia setelah dilantik pada 20 Februari 2025. Serena memiliki latar belakang pendidikan yang mumpuni, yakni lulusan Hubungan Internasional Universitas Indonesia dan pemegang gelar Master of International Development dari University of Birmingham, Inggris.
Sebelum terjun ke politik, ia dikenal sebagai pendiri organisasi sosial Aksi Flobamora yang fokus pada pendidikan dan pelestarian lingkungan di Nusa Tenggara Timur. Ayahnya, Fary Francis, merupakan mantan anggota DPR RI dari Partai Gerindra yang kini menjabat sebagai Deputi Bidang Investasi BP Batam.
Dalam kunjungan ini, Fary Francis turut mendampingi putrinya dan memperlihatkan langsung sistem Dashboard Investasi yang akan diadopsi oleh Pemerintah Kota Kupang.
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan bahwa Batam menjadi rujukan penting dalam membangun sistem pelayanan publik yang modern dan terukur.
“Kami datang untuk menjemput standar baru pelayanan publik. Praktik baik di Batam—transparan, akuntabel, efektif, dan efisien—akan kami adaptasi. Dashboard Investasi dan MANTAB menjadi contoh konkret yang akan kami terapkan di Kupang,” ujar Christian.
Ia menilai Batam telah berhasil menjadi lokomotif kemajuan kawasan strategis sekaligus model pelayanan publik berbasis digital yang dapat direplikasi di daerah lain.
Kunjungan ini turut dihadiri Anggota Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad, serta sejumlah pejabat eselon II. Melalui kolaborasi ini, Batam dan Kupang diharapkan dapat memperkuat sinergi sebagai kota jasa, termasuk membuka peluang kerja sama investasi, pengembangan sumber daya manusia, dan pertukaran tenaga kerja di masa mendatang.
Sebagai informasi tambahan, program Duta Investasi yang menjadi salah satu inovasi unggulan Batam sebelumnya telah melibatkan sekitar 200 influencer lokal untuk mempromosikan potensi investasi Batam melalui media sosial. Sementara itu, Mall Pelayanan Publik Batam yang dikunjungi rombongan merupakan pusat perizinan terpadu pertama di Indonesia yang menempati gedung eks Sumatera Promotion Centre.


