TERASBATAM.id: Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI terus mengoptimalkan upaya menjaga keamanan laut Indonesia. Dalam rapat sosialisasi yang digelar Jumat (15/11/2024), Bakamla RI memaparkan berbagai strategi yang telah dan akan dilaksanakan, dengan fokus pada pengamanan Ibu Kota Nusantara (IKN) baru dan pemberantasan perdagangan orang di laut.
Direktur Strategi Bakamla RI, Laksamana Pertama Dafit Santoso, menjelaskan bahwa sejak tahun 2019, pihaknya telah menyusun sejumlah rancangan strategi keamanan laut yang mencakup berbagai wilayah strategis di Indonesia. “Strategi ini disusun secara komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai ancaman dan tantangan yang dihadapi,” ujar Laksma Dafit.
Salah satu pencapaian signifikan adalah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2023 tentang Jakstra KKPH (Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan). Perpres ini telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan koordinasi dan sinergi antar lembaga dalam menjaga keamanan laut.
“Dengan adanya Perpres ini, kita dapat meningkatkan anggaran operasi, membentuk satuan tugas khusus, dan memperkuat sistem pemantauan,” tambah Laksma Dafit.
Fokus utama Bakamla RI saat ini adalah pengamanan IKN baru dan pemberantasan perdagangan orang di laut. Untuk mendukung program keamanan laut 100 hari Presiden, Bakamla RI siap bekerja sama dengan kementerian/lembaga terkait.
“Kami juga akan mempersiapkan Rancangan Jakstra KKPH Jilid II untuk tahun depan,” kata Laksma Dafit.


