TERASBATAM.ID — Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam yang juga Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengklaim bahwa maraknya kunjungan kerja dinas ke luar negeri oleh jajaran BP Batam berbanding lurus dengan peningkatan realisasi investasi di Kota Batam. Pernyataan tersebut disampaikan usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Batam, Senin (7/9/2026).
Di tengah sorotan publik mengenai efisiensi anggaran daerah, Amsakar menilai agenda diplomasi ekonomi ke sejumlah negara—seperti Jepang dan Vietnam—memberikan dampak konkret yang dapat dipantau secara langsung.
“Antara lain soal investasi, kita sebenarnya sederhana saja mau melihat bagaimana kinerja investasi Batam. Ada dashboard investasi yang real-time bisa saya lihat,” ujar Amsakar saat ditemui di gedung dewan.
Ia menjelaskan, lonjakan investasi daerah saat ini dipicu oleh berbagai langkah strategis yang saling mendukung. Selain promosi ke luar negeri, BP Batam juga mengoptimalkan peran Duta Investasi, pengerahan program Manajemen Talenta Batam (Mantap), serta penyelenggaraan forum ekonomi regional seperti Rembuk Fiskal se-Sumatera.
Seperti diketahui sejumlah pejabat BP Batam yang dipimpin para deputinya melakukan kunjungan ke sejumlah negara, sebelumnya rombongan Deputi Fary Djemy Francis pergi ke Marseille, Prancis, untuk memimpin delegasi Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam ajang Euromaritime 2026 pada Februari 2026.
Kembali Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, memimpin delegasi bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepulauan Riau untuk melakukan kunjungan kerja dan promosi investasi ke Vietnam pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, melakukan kunjungan kerja ke Jepang pada awal September 2026 untuk menarik investor baru dan menawarkan proyek pengelolaan sampah menjadi energi (Waste to Energy / WtE)
Dalam kesempatan yang sama sebelum memberikan keterangan pers, Amsakar Achmad secara resmi menyerahkan dokumen Ranperda Nota Keuangan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2027 kepada Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin. Penyerahan dokumen tersebut menjadi pendorong dimulainya pembahasan rancangan anggaran daerah yang diproyeksikan untuk penguatan infrastruktur dan pelayanan publik.
[kang ajank nurdin]


