Berita
Beranda / Berita / Tiongkok Kerahkan Kapal Perusak ke Laut China Selatan

Tiongkok Kerahkan Kapal Perusak ke Laut China Selatan

Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLAN) telah meresmikan kapal perusak berpeluru kendali Tongchuan ke dalam Armada Teater Selatan, secara dramatis memperkuat upaya Beijing yang terus berakselerasi untuk mengonsolidasikan dominasi penguasaan laut di seluruh wilayah pertempuran Laut China Selatan yang semakin termiliterisasi.

TERASBATAM.ID — Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLAN) secara resmi mengoperasikan kapal perusak berpeluru kendali *Tongchuan* ke Armada Teater Selatan, memperkuat kemampuan serangan maritim Beijing di Laut China Selatan yang semakin meningkat ketegangannya.

Kapal perusak tipe 052DL bernomor lambung 177 itu diumumkan melalui siaran televisi pemerintah Tiongkok, CCTV, pada 31 Mei 2026. Dengan masuknya *Tongchuan*, jumlah kapal perusak kelas 052D dan 052DL yang beroperasi di PLAN kini mencapai 35 unit, menjadikannya kelas kapal perusak modern terbanyak di armada Tiongkok.

*Tongchuan* bergabung dengan Flotilla Perusak ke-9 di bawah Armada Teater Selatan. Flotilla tersebut kini diperkuat empat kapal perusak besar tipe 055, enam kapal perusak tipe 052D, dua kapal perusak tipe 052C, serta lima fregat. Secara keseluruhan, armada tersebut memiliki lebih dari 1.000 tabung peluncur vertikal (vertical launch system/VLS).

Konsentrasi kekuatan tembak tersebut menjadikan Armada Teater Selatan memiliki kemampuan serangan regional yang sebanding dengan angkatan laut negara berukuran sedang, secara fundamental mengubah keseimbangan maritim di wilayah perairan Asia Tenggara yang menjadi ajang persaingan.

“Kapal perusak ini diteliti dan dirancang secara independen,” demikian pesan propaganda Tiongkok yang menekankan pencapaian teknologi mandiri meskipun masih menghadapi pembatasan ekspor Barat dan kontrol semikonduktor.

Terlantar di Kamboja, Sejumlah Warga Batam Butuh Pertolongan

Tipe 052DL merupakan evolusi teknis dari kapal perusak kelas 052D sebelumnya, dengan dilengkapi fasilitas penerbangan yang diperluas, sistem radar yang ditingkatkan, serta arsitektur perang elektronik yang dioptimalkan untuk peperangan laut modern berbasis jaringan.

Kapal ini membawa 64 tabung peluncur vertikal universal yang mampu menembakkan rudal pertahanan udara HQ-9B jarak jauh, rudal jelajah anti-kapal YJ-18, rudal penyerang darat, serta munisi anti-kapal selam berbantuan roket.

Meskipun Tongchuan sendiri tidak secara radikal mengubah keseimbangan kekuatan regional dalam semalam, penugasannya berkontribusi terhadap lintasan strategis yang secara bertahap menggeser distribusi kekuatan maritim menuju dominasi angkatan laut Tiongkok yang berkelanjutan di dekat titik-titik rawan Indo-Pasifik.

Produksi kapal perusak kelas 052D dilaporkan mendekati fase akhir setelah tahun-tahun percepatan konstruksi serial, menandakan PLAN kemungkinan akan mengalihkan penekanan industrial yang lebih besar ke kapal perusak tipe 055 yang lebih besar dan kapal tempur permukaan generasi berikutnya.

Para analis militer memperkirakan biaya setiap kapal perusak tipe 052D mencapai beberapa ratus juta dolar AS, menjadikan investasi kumulatif armada ini berpotensi melebihi 20 miliar dolar AS.

TNI AU Gelar Simulasi “Force Down” di Batam

[sumber: [VIDEO] China Deploys 35th Type 052D Destroyer to South China Sea as PLAN’s Southern Fleet Surpasses 1,000 Missile Cells – Defence Security Asia]