Berita
Beranda / Berita / Tim Ekspedisi Patriot UI Mulai Pendampingan Kawasan Transmigrasi Barelang

Tim Ekspedisi Patriot UI Mulai Pendampingan Kawasan Transmigrasi Barelang

Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia (UI) yang dipimpin oleh Dr. Vishnu Juwono (keempat dari kanan, rompi) berfoto bersama Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Admajianto (ketiga dari kiri, baju koko), beserta jajaran di Kantor Dinas Perikanan Kota Batam. Pertemuan ini merupakan langkah awal kolaborasi strategis untuk mengimplementasikan program pendampingan di sektor perikanan sebagai bagian dari Ekspedisi Patriot 2026 dalam membangun kawasan transmigrasi yang berkelanjutan di Barelang.

TERASBATAM.ID — Universitas Indonesia menerjunkan tim akademisi untuk mendampingi pengembangan Kawasan Transmigrasi Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau. Tim Ekspedisi Patriot 2026 tersebut menyasar tiga sektor prioritas penggerak ekonomi warga, yakni perikanan, pariwisata, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Langkah tersebut ditandai dengan rangkaian pertemuan koordinasi bersama jajaran pemangku kepentingan di Kota Batam sejak awal Agustus 2026. Selain instansi pemerintah seperti Bappeda, BP Batam, hingga dinas teknis, tim juga menggalang dukungan dari pihak kepolisian, pengembang kawasan, koperasi, serta perangkat kelurahan di kawasan Barelang.

Ketua Tim Ekspedisi Patriot UI, Vishnu Juwono, menyampaikan bahwa kehadiran tim tahun ini berfokus pada eksekusi program aksi nyata di lapangan. Upaya pendampingan langsung kepada masyarakat ini berangkat dari evaluasi hasil riset mendalam yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya.

“Program di kawasan Barelang ini lebih menekankan pada aksi nyata beserta pendampingan dari apa yang sudah diteliti sebelumnya dengan terjun langsung bersama masyarakat,” ujar Vishnu saat ditemui di Batam, pertengahan Agustus 2026.

Vishnu menjelaskan, pendampingan yang berlangsung hingga November 2026 ini menerapkan pendekatan multidisiplin yang memadukan ilmu administrasi publik, ilmu pemerintahan, kesejahteraan sosial, budaya, dan teknologi.

Terlantar di Kamboja, Sejumlah Warga Batam Butuh Pertolongan

Berdasarkan pemetaan riset 2025, pengembangan kawasan transmigrasi pesisir membutuhkan penguatan tata kelola kolaboratif, pembentukan unit koordinasi khusus di BP Batam, hingga peningkatan keterampilan sumber daya manusia. Selain itu, optimalisasi sektor perikanan tangkap, UMKM berdaya saing, dan pariwisata berbasis masyarakat menjadi kunci pendongkrak ekonomi lokal.

Program Ekspedisi Patriot 2026 digagas Kementerian Transmigrasi dengan melibatkan perguruan tinggi negeri. Di kawasan Barelang, UI berkolaborasi bersama tim dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang masing-masing mengampu fokus pendampingan berbeda.

Sinergi antarkampus, lintas kementerian, pemerintah daerah, dan pelaku usaha ini diharapkan mampu menciptakan pembangunan kawasan transmigrasi yang berkelanjutan serta memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat setempat.

 

TNI AU Gelar Simulasi “Force Down” di Batam