Berita
Beranda / Berita / Pasca-Blackout Batam-Bintan, PLN Batam Buka Suara Soal Kompensasi dan Perombakan Manajemen

Pasca-Blackout Batam-Bintan, PLN Batam Buka Suara Soal Kompensasi dan Perombakan Manajemen

Gedung Kantor PLN Batam di Kawasan Batam Centre.

TERASBATAM.ID – PT PLN Batam akhirnya memberikan kejelasan terkait mekanisme pemberian kompensasi kepada pelanggan menyusul gangguan pasokan listrik (blackout)skala besar yang melanda wilayah Batam dan Bintan pada 12 Oktober 2026 lalu.

Manager Komunikasi dan Humas PLN Batam yang baru, Vidya Kartika, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat dan pelaku usaha. Ia menegaskan bahwa skema kompensasi dihitung secara terukur berdasarkan Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017 serta Keputusan Direksi PT PLN Batam Nomor 0023.K/DIR/2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan (TMP).

“Bagi pelanggan reguler pascabayar, kompensasi diberikan dalam bentuk pengurangan tagihan. Sementara bagi pelanggan prabayar, kompensasi diberikan melalui penambahan token listrik,” kata Vidya dalam keterangannya, Senin (2/11/2026).

Untuk pelanggan kategori business-to-business (B2B), skema kompensasi disesuaikan dengan perjanjian kontrak layanan yang berlaku. Pihak PLN Batam juga menjamin transparansi perhitungan ini. Pelanggan dapat mengecek besaran kompensasi melalui aplikasi bright by PLN Batam, situs resmi perusahaan, atau mendatangi kantor Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) terdekat di Baloi, Nagoya, Tiban, dan Batu Aji.

Perombakan Manajemen di Tubuh PLN Batam

Wali Kota Amsakar Dorong Gerakan Urban Farming di Batam

Di tengah sorotan publik pasca-insiden blackout, PT PLN Batam juga melakukan penyegaran dan perombakan struktur manajerial di divisi Humas dan Sekretariat Perusahaan.

Posisi Manager Komunikasi dan Humas kini resmi dijabat oleh Vidya Kartika menggantikan Yoga Perdana Sulastma yang mendapat penugasan baru. Yoga diketahui telah lama memegang posisi hubungan masyarakat (public relations) sejak awal kariernya di PLN Batam.

“Sehubungan dengan penugasan saya yang baru, izinkan saya undur diri dan menyampaikan terima kasih atas support serta kerja sama rekan-rekan jurnalis semua,” perpisahan Yoga melalui pesan tertulis kepada media.

Selain itu, rotasi jabatan juga terjadi pada posisi Sekretaris Perusahaan. Rudi Antono yang sebelumnya menjabat Sekretaris Perusahaan dan sempat tampil memimpin konferensi pers saat penanganan darurat blackout 12 Oktober lalu, kini menyerahkan tongkat estafet kepemimpinannya kepada Mulawarman, dari internal PT PLN Batam.

Pupuk Indonesia Incar Batam Jadi Pusat Amonia Dunia, Kucurkan Investasi Rp 8 Triliun