TNI/POLRI
Beranda / TNI/POLRI / TNI Perkuat Pertahanan Papua dengan Markas Drone Modern

TNI Perkuat Pertahanan Papua dengan Markas Drone Modern

Tentara Nasional Indonesia terus memperkuat postur pertahanan dan operasional keamanan di wilayah Papua. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Gedung Centralized Drone Command Center atau Markas Komando dan Pengendalian (Kodal) Kendaraan Nirawak, yang berlokasi di kompleks Batalion Infanteri (Yonif) 754/ENK Timika, Mimika, Papua Tengah.

TERASBATAM.ID — Tentara Nasional Indonesia terus memperkuat postur pertahanan dan operasional keamanan di wilayah Papua. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Gedung Centralized Drone Command Center atau Markas Komando dan Pengendalian (Kodal) Kendaraan Nirawak, yang berlokasi di kompleks Batalion Infanteri (Yonif) 754/ENK Timika, Mimika, Papua Tengah.

Fasilitas modern ini diresmikan langsung oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada Minggu (5/7/2026). Keberadaan markas kodal drone ini dirancang untuk mendukung efektivitas operasi Satuan Tugas (Satgas) TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigadir Jenderal Muhammad Nas menjelaskan, pembangunan Centralized Drone Command Center merupakan bagian dari langkah strategis TNI dalam mengadopsi teknologi nirawak secara terintegrasi. Fasilitas ini diharapkan mampu mengubah lanskap pemantauan wilayah dan mempercepat proses pengambilan keputusan taktis di lapangan.

“Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pemantauan, pengumpulan informasi, serta mendukung proses pengambilan keputusan di lapangan. Pemanfaatannya akan disesuaikan dengan kebutuhan operasional dan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku,” ujar Nas saat dikonfirmasi, Rabu (8/7/2026).

Bersamaan dengan itu, Kementerian Pertahanan dan TNI juga meresmikan Markas Kogabwilhan III yang terletak di lokasi yang sama. Langkah ganda ini menegaskan fokus pemerintah dalam mempercepat modernisasi fasilitas pertahanan di wilayah regional strategis.

TNI AU Gelar Simulasi “Force Down” di Batam

Berdasarkan siaran pers Pusat Penerangan TNI, penguatan infrastruktur berbasis teknologi tinggi di Papua ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesiapan operasional satuan di daerah rawan. Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang dalam menjaga kedaulatan serta memperkokoh postur pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di wilayah timur.