Kepri
Beranda / Kepri / Renovasi RSUD RAT Telan Dana Rp 19,98 Miliar dari Pinjaman Daerah

Renovasi RSUD RAT Telan Dana Rp 19,98 Miliar dari Pinjaman Daerah

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura (tiga dari kiri) didampingi Kepala Dinas PUPP Kepri Rodi Yantari (empat dari kiri) dan Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib Bambang Utoyo (dua dari kiri) memantau cetak biru (shop drawing) perbaikan fasilitas di RSUD Raja Ahmad Tabib, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu (2/9/2026). Renovasi interior gedung rumah sakit rujukan daerah tersebut menelan alokasi anggaran sebesar Rp 19,98 miliar yang bersumber dari skema pinjaman daerah Pemprov Kepri.

TERASBATAM.ID — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengalokasikan anggaran sebesar Rp 19,98 miliar untuk merenovasi interior Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib di Tanjungpinang. Dana yang bersumber dari skema pinjaman daerah tersebut dikucurkan guna memastikan fasilitas pelayanan kesehatan di rumah sakit rujukan daerah itu memenuhi standar Kementerian Kesehatan.

 

Kepastian pengerjaan proyek dan besaran dana tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura saat meninjau proyek fisik RSUD Raja Ahmad Tabib, Rabu (2/9/2026). Proyek penataan fisik yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan (PUPP) Kepri ini dijadwalkan berlangsung selama hampir enam bulan, terhitung sejak 3 Juli hingga 29 Desember 2026.

 

Alokasi anggaran hampir senilai Rp 20 miliar itu difokuskan pada pembenahan lima item utama interior gedung dari lantai 1 hingga lantai 9. Pekerjaan mencakup perbaikan plafon, penataan ulang toilet, perbaikan lantai ramp dan teras lobi, serta peremajaan sistem pendingin udara (AC).

TNI AU Gelar Simulasi “Force Down” di Batam

 

Hampir separuh dari total anggaran proyek dialokasikan khusus untuk penataan lantai satu. Porsi anggaran terbesar di area tersebut diserap untuk pengadaan unit dan pemasangan instalasi sistem AC sentral baru demi mendukung kenyamanan lingkungan pelayanan.

 

“Saat ini fasilitas harus sesuai dengan standar yang diberikan dari Kementerian Kesehatan. Makanya kita tingkatkan kualitasnya agar pelayanan berjalan lancar,” ujar Nyanyang di Tanjungpinang, Rabu.

 

10 Unit X-Ray Perkuat Deteksi Dini TBC di Kepri

Selain peremajaan sistem pendingin udara Variable Refrigerant Flow (VRF) dari lantai 5 hingga 8, manajemen rumah sakit menerapkan sistem buka-tutup ruangan secara bergilir di area rawat inap. Langkah ini dilakukan agar pengerjaan fisik bernilai puluhan miliar rupiah tersebut tidak mengganggu operasional layanan bagi para pasien.