TNI/POLRI
Beranda / TNI/POLRI / Kodim Batam Perkuat Ketahanan Wilayah Perbatasan

Kodim Batam Perkuat Ketahanan Wilayah Perbatasan

Forum yang mengusung tema penyelarasan program Asta Cita menuju Indonesia Emas ini diselenggarakan di Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut melibatkan sedikitnya 150 peserta yang merepresentasikan berbagai lini, mulai dari jajaran birokrasi, akademisi, organisasi pengusaha muda, hingga komunitas pekerja sektor transportasi digital lokal.

TERASBATAM.ID — Komando Distrik Militer 0316/Batam menggelar forum komunikasi sosial lintas komponen masyarakat guna memperkuat ketahanan wilayah dan menyelaraskan dukungan terhadap program prioritas nasional di kawasan perbatasan. Langkah ini diambil sebagai strategi mitigasi terhadap potensi ancaman ketahanan nasional yang kian kompleks di tengah tantangan global.

Forum yang mengusung tema penyelarasan program Asta Cita menuju Indonesia Emas ini diselenggarakan di Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (23/6/2026). Kegiatan tersebut melibatkan sedikitnya 150 peserta yang merepresentasikan berbagai lini, mulai dari jajaran birokrasi, akademisi, organisasi pengusaha muda, hingga komunitas pekerja sektor transportasi digital lokal.

Komandan Kodim 0316/Batam Kolonel Arh Yan Eka Putra menyatakan, konsolidasi antarkomponen masyarakat merupakan instrumen penting dalam menjaga stabilitas keamanan di Batam sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Hubungan yang solid antara TNI, pemerintah daerah, dan sipil menjadi pilar utama ketahanan wilayah.

“Forum komunikasi sosial ini menjadi sarana taktis untuk mempererat hubungan horizontal antara TNI dan masyarakat. Sinergi ini krusial untuk memastikan seluruh elemen warga memiliki pemahaman yang sama dalam menjaga kedaulatan serta menyukseskan program pembangunan nasional,” ujar Yan Eka.

Tantangan internal yang dihadapi kawasan urban perbatasan saat ini dinilai memerlukan perhatian serius. Perwira Seksi Teritorial yang diwakili Kapten Inf Sahrudi menekankan, ancaman asimetris terhadap ketahanan nasional tidak lagi didominasi oleh kekuatan militer konvensional dari luar, melainkan kerawanan internal seperti jaringan peredaran narkotika, radikalisme, hingga dampak negatif disinformasi digital di ruang siber.

TNI AU Gelar Simulasi “Force Down” di Batam

Terkait aspek pembangunan regional, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam Riama Manurung, yang hadir mewakili Wali Kota Batam, menggarisbawahi pentingnya penguatan karakter dan wawasan kebangsaan yang berbasis kearifan lokal. Rasa nasionalisme yang diwujudkan melalui kepatuhan hukum dan dukungan terhadap stabilitas ekonomi domestik dinilai sebagai fondasi utama identitas bangsa.

Dalam perspektif akademis, pengajar dari Universitas Batam, Fendi Hidayat, memaparkan bahwa keberhasilan pencapaian target pembangunan nasional membutuhkan kepemimpinan yang integratif serta partisipasi aktif dari sektor swasta dan komunitas akar rumput. Penguatan ekonomi di wilayah perbatasan memerlukan jaminan keamanan yang berkelanjutan agar iklim investasi tetap kondusif.