Berita
Beranda » Berita » Harga BBM Nonsubsidi Kembali Terbang, Warga Mulai Mengeluh

Harga BBM Nonsubsidi Kembali Terbang, Warga Mulai Mengeluh

PT Pertamina Patra Niaga kembali menaikkan harga BBM nonsubsidi terhitung mulai Senin (4/5/2026) pukul 00.00 WIB. Kenaikan yang terjadi hanya berselang 16 hari dari penyesuaian terakhir pada 18 April 2026 ini memicu keluhan warga lantaran beban hidup kian membengkak.

TERASBATAM.ID — PT Pertamina Patra Niaga kembali menaikkan harga BBM nonsubsidi terhitung mulai Senin (4/5/2026) pukul 00.00 WIB. Kenaikan yang terjadi hanya berselang 16 hari dari penyesuaian terakhir pada 18 April 2026 ini memicu keluhan warga lantaran beban hidup kian membengkak.

Lonjakan harga tertinggi terjadi pada jenis bahan bakar diesel. Berdasarkan data PT Pertamina Patra Niaga, Pertamina Dex melambung dari Rp23.900 menjadi Rp27.900 per liter atau melonjak Rp4.000. Adapun Dexlite naik dari Rp23.600 menjadi Rp26.000 per liter, sedangkan Pertamax Turbo naik Rp500 dari Rp19.400 menjadi Rp19.900 per liter .

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan penyesuaian harga ini merupakan mekanisme pasar yang mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia dan fluktuasi nilai tukar rupiah .

“Produk nonsubsidi pada prinsipnya mengikuti harga keekonomian dan mengacu pada ketentuan dan peraturan yang berlaku,” ujar Roberth dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2026).

Meski demikian, Pertamina mempertahankan harga Pertamax (RON 92) di level Rp12.300 per liter dan Pertamax Green 95 di Rp12.900 per liter. Harga BBM subsidi seperti Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter .

HarbourFront Centre Tutup, Operasional Feri Batam Dipindah

Kebijakan ini merupakan implementasi Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formula harga dasar BBM. Regulasi tersebut menetapkan bahwa harga BBM nonsubsidi mengacu pada Mean of Plaits Singapore (MOPS) atau Argus, ditambah komponen biaya distribusi dan margin .

Di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam, harga BBM nonsubsidi tercatat lebih rendah dibanding wilayah lain di Kepulauan Riau. Marketing Support Media Pertamina Kepri, Galuh Anjasmara, menyebutkan harga Pertamax di FTZ Batam Rp11.750 per liter, Pertamax Turbo Rp18.900, Dexlite Rp24.700, dan Pertamina Dex Rp26.500 .

Sementara itu warga mulai mengeluhkan kenaikan yang dinilai terlalu cepat. Wulandari, seorang pengguna BBM harian di Batam, menyebut selisih kenaikan meski tidak besar, namun terasa membebani karena frekuensi penggunaan setiap hari.

“Belum sampai sebulan naik lagi. Ini yang paling berat untuk pengguna diesel, kenaikannya hampir Rp2.000 per liter,” keluhnya yang menggunakan mobil bertenaga solar.

Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini berpotensi memicu efek domino terhadap sektor transportasi dan logistik, yang pada akhirnya dapat menekan daya beli masyarakat. Pemerintah memastikan BBM subsidi tetap aman, namun kelompok pengguna nonsubsidi—termasuk pelaku usaha kecil dan menengah—kini harus menerima beban biaya operasional yang terus membengkak. (*)

Bus Rombongan Jemaat Terguling di Jembatan 5 Barelang