Boga Inti Sari, Yong Tou Foo Legend di Batam

TerasBatam.id: Bagi suku Khek atau Hakka di kalangan masyarakat Tionghoa, hidup berpindah-pindah mengharuskan mereka dapat membuat masakan yang sederhana dan mudah. Yong Taou Foo yang kini popular di komunitas masyarakat Chinese di Asia Tenggara merupakan modifikasi terkini dari asal muasal makanan suku Hakka.

Dahulunya bagi kebanyakan orang Batam mungkin mengenal masakan Yong Tou Foo saat berada di Singapura, stand Yong Tou Foo cukup dikenal bagi orang Batam yang baru tiba di Pelabuhan Ferry di Singapura yang berada di Harbour Front Terminal.

Food Court yang berada tidak jauh dari pintu keluar pemeriksaan Imigrasi di Pelabuhan Harbour Front adalah tempat pertama yang banyak dikunjungi oleh mereka yang baru tiba di Singapura dengan menggunakan kapal ferry, baik itu dari Batam, Bintan ataupun Karimun. Perjalanan antara 1 hingga 2 jam sepertinya membuat banyak orang menjadi lapar, sehingga tempat makan adalah tujuan pertama setelah tiba.

Yong Tou Foo di salah satu stand makanan di Food Court Harbour Front yang dijaga oleh dua orang wanita separuh baya, terkadang salah satu diantara mereka menggunakan hijab sehingga bagi kalangan muslim keberadaan perempuan dengan hijab seperti sebuah label “Halal” terhadap makanan tersebut.

Biasanya disana ukuran mangkok yang digunakan berukuran lebih besar dibandingkan yang digunakan oleh orang Indonesia. Beragam Yong Tou Foo tersedia tingga dipilih sesuai selera, pilihan mie dari bihun, mie kuning hingga kwie tiau juga tersaji secara apik.

Ternyata untuk menikmatinya kini tak perlu juga harus terlalu jauh ke Singapura, Kedai Kopi Boga Sari yang berada di Kompleks Kwarta Karsa Perdana Konstruksi, Blok DD No.1-2, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, atau tepatnya berada persis di depan Hotel Bali, salah satu kedai yang merintis sajian Yong Tou Foo di Batam lebih dari 20 tahun silam.

Beberapa pengunjung senior yang sudah menjadi pelanggan tetap disana menyebut bahwa Yong Tou Foo di Kedai Kopi Inti Sari telah hadir dibawah tahun 2000 silam. Pelanggannya rata-rata yang telah bermukim di Batam lebih dari 20 tahunan.

Dari banyak tempat yang menyajikan Yong Tou Foo di Batam, Boga Inti Sari, atau biasa juga disebut beberapa pelanggannya sebagai Baso Ikan cukup berbeda, tekstur olahan Yong Tou Foo mereka lebih lembut, aroma kuah sopnya juga tidak amis atau hanyir, namun sebuah aroma yang mengundang orang untuk segera melahapnya.

Selain menyediakan kuah “biasa”, terdapat pilihan kuah tom yam, yang dapat dipadukan dengan pilihan ragam toping serta mie yang disesuaikan dengan selera.

Jika mencobanya pada akhir pekan, sebuah tempat duduk disana agak sulit ditemukan dengan mudah, karena pelanggan telah berdatangan sejak pukul 07.00 saat mereka mulai menerima pelanggannya.

Untuk satu porsi, biasanya dengan segelas kopi hitam pekat khas Boga Inti Sari ini dibandrol sekitar Rp 35 ribu, dan seterusnya. Namun sekali mencoba biasanya akan kembali datang untuk menjadi pelanggan mereka.