137 Prajurit Penjaga Laut Baru Lahir dari CGBT Bakamla RI

TERASBATAM.ID: Bakamla RI resmi menutup pelatihan Coast Guard Basic Training (CGBT) bagi 137 personel PPPK Angkatan 2024. Upacara penutupan yang penuh semangat dan kebanggaan ini dipimpin oleh Sekretaris Utama (Sestama) Bakamla RI Laksda TNI Tatit Eko Witjaksono, S.E., M.Tr. (Han), di Puslatdiksarmil, Surabaya, Selasa (04/06/2024).

Selama 3 minggu, para personel PPPK ini ditempa menjadi prajurit penjaga laut yang tangguh dan profesional. Pelatihan ini meliputi berbagai materi dasar seperti pengetahuan maritim, hukum laut, teknik pertempuran laut, SAR, dan kepemimpinan.

“CGBT ini adalah langkah awal bagi para PPPK untuk mengemban tugas mulia sebagai penjaga kedaulatan maritim Nusantara,” tegas Sestama Bakamla RI dalam sambutannya. Beliau mengingatkan bahwa laut Indonesia yang luas menyimpan kekayaan alam yang berlimpah, namun juga menjadi incaran para pelaku kejahatan maritim.

“Kalian adalah generasi penerus Bakamla RI yang harus siap sedia untuk melindungi laut kita dari berbagai ancaman,” lanjutnya.

Sestama Bakamla RI juga memberikan selamat kepada Serka Bakamla Handi Arsauly Amirullah dan Serka Bakamla Raden Dhilan Dwisatya yang meraih penghargaan sebagai Siswa Terbaik. Prestasi ini menjadi bukti dedikasi dan kerja keras mereka selama pelatihan.

Upacara penutupan CGBT dimeriahkan dengan demonstrasi keterampilan maritim oleh para siswa. Kemampuan mereka dalam mengoperasikan berbagai peralatan dan teknik pertempuran laut memukau para tamu undangan.

“Saya yakin para personel PPPK ini akan menjadi prajurit yang tangguh dan profesional,” ujar Sestama Bakamla RI. Beliau berharap mereka dapat memberikan kontribusi yang besar bagi Bakamla RI dalam menjaga keamanan dan kedaulatan maritim Indonesia.

Sestama Bakamla RI tidak hanya menekankan kemampuan fisik dan taktis para personel PPPK, tetapi juga moralitas dan integritas mereka. Beliau berpesan agar mereka selalu berpegang teguh pada nilai-nilai luhur Pancasila dan menjunjung tinggi kode etik Bakamla RI.

“Kalian harus menjadi prajurit yang bermoral dan berintegritas. Jangan pernah melakukan tindakan yang dapat mencoreng nama baik Bakamla RI dan bangsa Indonesia,” tegasnya.

Penutupan CGBT ini menandai awal dari perjalanan para personel PPPK sebagai penjaga laut Nusantara. Di pundak mereka kini tertumpu harapan bangsa untuk menjaga kekayaan maritim Indonesia dan mewujudkan kedaulatan maritim yang kokoh