Advertorial
Beranda / Advertorial / PLN Batam Sabet Dua Penghargaan TOP CSR Awards 2026

PLN Batam Sabet Dua Penghargaan TOP CSR Awards 2026

Perwakilan PLN Batam (tengah) mengangkat piala penghargaan TOP CSR Awards 2026 di Hotel Raffles Jakarta, Selasa (26/5/2026). PT PLN Batam memboyong dua penghargaan sekaligus, yakni TOP CSR Awards 2026 (Bintang 4) atas efektivitas program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), serta penghargaan individu TOP Leader on CSR Commitment 2026 untuk Direktur Utama PT PLN Batam. (KOMPAS/Humas PLN Batam)
TERASBATAM.ID — PT PLN Batam memboyong dua penghargaan dalam ajang TOP CSR Awards 2026 di Hotel Raffles, Jakarta, Selasa (26/5/2026). Perusahaan penyedia tenaga listrik di Riau Islands ini meraih penghargaan TOP CSR Awards 2026 Bintang 4, sementara Direktur Utama PT PLN Batam Kwin Fo dinobatkan sebagai TOP Leader on CSR Commitment 2026.
Penghargaan kategori Bintang 4 diberikan atas dinilainya sistem, kebijakan, serta implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Batam yang berada pada predikat “Sangat Baik”. Perusahaan dianggap berhasil mengintegrasikan program CSR dengan penciptaan nilai bersama (creating shared value) dan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Ketua Penyelenggara TOP CSR Awards 2026 M. Lutfi Handayani menegaskan, tata kelola CSR saat ini telah bertransformasi dari sekadar aksi filantropi menjadi bagian inti strategi keberlanjutan korporasi.
“CSR bukan lagi sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian penting strategi korporasi untuk memperkuat reputasi, membangun keberlanjutan usaha, dan menciptakan nilai bersama bagi masyarakat serta lingkungan,” ujar Lutfi.
Merespons capaian tersebut, Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam Rudi Antono menyatakan bahwa keberlanjutan bisnis PLN Batam harus senantiasa berjalan beriringan dengan kesejahteraan sosial dan kelestarian lingkungan.
“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi PLN Batam untuk terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan pelestarian lingkungan yang tepat sasaran serta berkelanjutan di wilayah Batam dan sekitarnya,” kata Rudi.
[*/kang ajank nurdin]