Advertorial
Beranda / Advertorial / PLN Batam Pasok Daya 690 MVA ke Datacenter Altiva di Nongsa

PLN Batam Pasok Daya 690 MVA ke Datacenter Altiva di Nongsa

Direktur Utama PT PLN Batam (kanan) dan Direktur PT Altiva Identity Datacenter Edi Haryanto (kiri) menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) daya 2 x 345 MVA di Batam, Kepulauan Riau, Selasa (28/7/2026). Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Wali Kota Batam ex officio Kepala BP Batam Amsakar Achmad (tiga dari kiri) serta Wakil Wali Kota Batam ex officio Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra (dua dari kiri). Kerja sama strategis pasokan energi listrik ini memperkuat posisi Batam sebagai pusat infrastruktur digital di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. (Humas PLN Batam)
TERASBATAMPT PLN Batam dan PT Altiva Identity Datacenter menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) sebesar 2 x 345 megavolt ampere (MVA) atau total 690 MVA, Selasa (28/7/2026). Penandatanganan kerja sama strategis ini memperkuat posisi Batam sebagai hub infrastruktur digital di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Penyaluran pasokan listrik untuk fasilitas pusat data yang berlokasi di Kawasan Nongsa tersebut bakal direalisasikan secara bertahap mulai tahun 2027. Fasilitas Altiva Datacenter sendiri berdiri di atas lahan seluas 11 hektare dan diproyeksikan berkembang hingga lebih dari 30 hektare.
Penandatanganan PJBTL tersebut disaksikan langsung oleh Wali Kota Batam ex officio Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Batam ex officio Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, Direktur PT Altiva Identity Datacenter Edi Haryanto, serta jajaran manajemen PT PLN Batam.
Wali Kota Batam ex officio Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyatakan, masuknya investasi pusat data berskala besar kian menegaskan keunggulan komparatif Batam, baik dari segi letak geografis yang berdekatan dengan Singapura maupun kelengkapan sarana pendukungnya.
“Batam merupakan daerah yang sangat representatif untuk pengembangan investasi berbasis teknologi. Apabila kebutuhan kelistrikannya telah dipersiapkan oleh PLN Batam, dari sisi perizinan dan dukungan lainnya kami siap mempercepat dan memudahkan kebutuhan investor,” ujar Amsakar.
Direktur Utama PT PLN Batam menyampaikan, kepastian pasokan energi menjadi parameter kunci bagi industri pusat data dalam menentukan lokasi investasi. Pihaknya berkomitmen memperkuat fondasi infrastruktur kelistrikan guna merespons pertumbuhan kawasan industri digital di Riau Islands.
Sementara itu, Direktur PT Altiva Identity Datacenter Edi Haryanto mengapresiasi kesiapan infrastruktur PLN Batam dan kemudahan perizinan yang diberikan BP Batam. Kehadiran pusat data ini diharapkan dapat mempercepat transformasi Batam sebagai pusat ekonomi digital nasional.
[*/kang ajank nurdin]