Ekonomi Uncategorized
Beranda / Uncategorized / BI Kepri Siapkan Rp 2,9 Triliun Uang Tunai Hadapi Lebaran

BI Kepri Siapkan Rp 2,9 Triliun Uang Tunai Hadapi Lebaran

PEMENUHAN KEBUTUHAN UANG TUNAI — Jajaran pimpinan Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau bersama perwakilan perbankan meluncurkan program SERAMBI 2026 di Batam, Februari 2026. BI menyiapkan uang kartal senilai Rp 2,9 triliun, meningkat 38 persen dibandingkan tahun lalu, untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang baru masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

TERASBATAM.ID — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau menyediakan uang kartal sebesar Rp 2,9 triliun guna memenuhi lonjakan kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2026. Angka tersebut mencatatkan kenaikan sebesar 38 persen dibandingkan dengan realisasi pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp 2,1 triliun.

Kepala Perwakilan BI Kepulauan Riau, Rony Widijarto P., Jumat (13/02/2026) menjelaskan bahwa proyeksi kenaikan ini didorong oleh pertumbuhan ekonomi wilayah Kepulauan Riau yang tercatat tumbuh tinggi sebesar 6,94 persen sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan tersebut memperkuat optimisme terhadap geliat konsumsi dan aktivitas sosial masyarakat pada musim belanja tahun ini.

Meskipun transaksi digital terus dikampanyekan, tradisi berbagi uang baru dinilai masih menjadi kebutuhan utama masyarakat. Guna memitigasi antrean panjang, BI Kepri bersinergi dengan 15 bank umum untuk melayani penukaran uang melalui aplikasi PINTAR.

Jadwal layanan penukaran uang tunai tersebut ditetapkan sebagai berikut:

  • Periode Layanan: Berlangsung mulai 13 Februari hingga 15 Maret 2026.

    Pemko Batam Perketat Intervensi Pasar demi Tekan Inflasi

  • Titik Layanan di Batam: Tujuh lokasi kas keliling akan disiagakan di masjid-masjid besar, sementara layanan terpadu perbankan ditempatkan di pusat-pusat perbelanjaan.

  • Akses Perbankan: Penukaran juga dapat dilakukan melalui seluruh loket bank umum yang tersebar di wilayah Kepulauan Riau.

BI Kepri turut memastikan ketersediaan uang layak edar menjangkau wilayah terdepan, terpencil, dan terluar (3T), termasuk Kabupaten Natuna, Anambas, hingga Lingga. Langkah ini diambil mengingat karakteristik geografis Kepulauan Riau yang didominasi lautan dengan akses yang menantang.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira, menegaskan pentingnya pemerataan distribusi ini agar seluruh warga di pulau-pulau mendapatkan hak layanan yang setara. Menurutnya, mendapatkan uang baru saat Lebaran bagi masyarakat di wilayah kepulauan memiliki makna sosial yang sangat penting.

[kang ajank nurdin]

Saipem dan Tripatra Garap Proyek FPSO di Karimun