Berita
Beranda / Berita / Buka Kepri IBF 2026, Wagub Nyanyang Minta UMKM Masuk Rantai Pasok Global

Buka Kepri IBF 2026, Wagub Nyanyang Minta UMKM Masuk Rantai Pasok Global

Pembuka Kepri International Business Forum tahun 2026 di Ballroom Hotel Harmoni One, Batam, (Rabu (23/9/2026). Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menghadiri sekaligus membuka kegiatan ini.

TERASBATAM.ID — Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura secara resmi membuka Kepri International Business Forum (IBF) 2026 di Ballroom Hotel Harmoni One, Batam, Rabu (23/9/2026). Forum internasional ini menjadi momentum strategis Pemprov Kepri untuk mendorong produk UMKM lokal menembus rantai pasok dan pasar global.

Kegiatan yang dihadiri pelaku usaha serta delegasi dari sembilan negara mitra—seperti Korea Selatan, Turki, Singapura, Malaysia, Vietnam, Kamboja, Myanmar, Thailand, hingga tuan rumah Indonesia—mengetengahkan dua fokus utama, yakni Halal World Forum dan Women Entrepreneur.

Wagub Nyanyang menegaskan bahwa letak geografis Kepri di jalur pelayaran internasional Selat Malaka serta pertumbuhan ekonomi yang mencapai 6,99 persen (yoy) pada Triwulan II 2026 menjadi modal kuat untuk memposisikan daerah ini sebagai hub UMKM Indonesia bagian barat.

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus memberikan ruang besar bagi UMKM untuk masuk ke rantai pasok regional dan global. Kita ingin menghubungkan produk unggulan Indonesia ke ASEAN, Timur Tengah, hingga Eropa,” ujar Nyanyang.

Ia menambahkan, pengembangan halal economy di Kepri tidak lagi sebatas sertifikasi, melainkan sudah mencakup standar rantai nilai global mulai dari keamanan pangan, kemasan, logistik, hingga akseptasi pasar internasional. Produk olahan hasil laut, kuliner Melayu, fesyen, dan kriya dinilai memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat dunia.

BP Batam Wajibkan Data Center Punya SWRO Mandiri

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepri Riki Rionladi menyatakan optimismenya bahwa penyelenggaraan forum ini semakin memperkuat posisi Batam sebagai pusat pemasaran dan pengembangan produk UKM menuju pasar ekspor.

Rangkaian acara diawali dengan prosesi penandatanganan kerja sama pemasaran produk unggulan antarperwakilan delegasi negara peserta. Dalam kesempatan yang sama, digelar pula pemotongan tumpeng oleh Wagub Nyanyang bersama para utusan delegasi asing sebagai peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau.