Kepri
Beranda / Kepri / 100% Bentuk Tim Siber, Pemprov Kepri Diapresiasi BSSN

100% Bentuk Tim Siber, Pemprov Kepri Diapresiasi BSSN

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura (paling kiri) menerima piagam penghargaan apresiasi dari BSSN atas keberhasilan pembentukan 100 persen Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di seluruh kabupaten/kota se-Kepri, pada acara Pengukuhan Bersama TTIS di Kantor BSSN, Depok, Jawa Barat, Selasa (6/10/2026). (Foto: Istimewa/Diskominfo Kepri)

TERASBATAM.ID — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menerima penghargaan khusus dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan Pemprov Kepri mendorong pembentukan dan pendaftaran Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) secara 100 persen di seluruh kabupaten dan kota se-Kepri.

 

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, dalam gelaran Pengukuhan Bersama TTIS Sektor Administrasi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia di Kantor BSSN, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Selasa (6/10/2026).

 

Turut mendampingi Wagub Nyanyang dalam agenda tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepri serta Kepala Badan Penghubung Provinsi Kepri.

Di Bawah Kepungan Kabut Asap, Wisata Batam dan Penang Tetap Digas

 

Wagub Nyanyang menyampaikan bahwa pembentukan TTIS di seluruh kabupaten/kota merupakan langkah krusial untuk membentengi sistem elektronik pemerintahan di wilayah perbatasan.

 

“Sebagai daerah kepulauan dan perbatasan negara, infrastruktur digital Kepri tidak hanya dituntut cepat, tetapi juga harus aman dan tangguh dari potensi serangan siber,” tegas Nyanyang.

 

Tikam Warga 7 Kali di Golden Prawn, Pelaku Ditangkap Polsek Bengkong

Dengan terbentuknya TTIS di tujuh kabupaten/kota, penanganan gangguan keamanan siber kini dapat dilakukan secara terstruktur dan terintegrasi. Tim ini bertugas mendeteksi, memverifikasi, memitigasi, hingga memulihkan sistem jika terjadi insiden kebocoran data maupun kelumpuhan sistem pelayanan publik berbasis elektronik.

 

Dalam acara yang sama, BSSN mengukuhkan sebanyak 59 TTIS sektor administrasi pemerintahan dari berbagai daerah. Langkah konsolidasi nasional ini bertujuan memperkuat ketahanan siber di tengah masifnya digitalisasi tata kelola pemerintahan Indonesia. (Red)

 

Air Mati Lagi di Baloi, Warga Disuguhi ‘Prank’ Jadwal Pengaliran