BerandaBatam RayaKrisis Sampah Batam: Dari Dumping ke Darurat TPA

Krisis Sampah Batam: Dari Dumping ke Darurat TPA

Diterbitkan pada

spot_img
Wali Kota Amsakar Achmad sebut penanganan sampah hadapi “krisis serius dan kompleks”. Praktik dumping di TPA Telaga Punggur berujung penalti, memaksa Pemko Batam meminta izin darurat ke Menteri Lingkungan Hidup.

TERASBATAM.IDPenanganan sampah di Kota Batam telah mencapai situasi darurat, yang dipicu oleh kompleksitas masalah teknis dan sanksi regulasi. Wali Kota Batam Amsakar Achmad secara terbuka menyebut situasi ini sebagai “krisis yang sangat serius dan kompleks,” setelah menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Batam, Kamis (20/11/2025).

Amsakar menjelaskan, krisis ini berpangkal dari metode pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Telaga Punggur yang tidak sesuai standar nasional. TPA tersebut seharusnya menggunakan metode sanitary landfill, namun praktiknya masih berupa dumping, yaitu penumpukan sampah hingga membentuk gundukan besar.

Akibat praktik dumping ini, Batam mendapat penalti dari Kementerian Lingkungan Hidup. Sanksi tersebut berupa penutupan total Zona A di TPA, yang merupakan salah satu titik pembuangan penting. Volume timbunan sampah di Zona A dan B sendiri telah mencapai sekitar 7,5 juta ton dengan ketinggian 20 meter.

BACA JUGA:  Batam, Nyawa Buruh di Ujung Blower Mati

Penutupan Zona A memaksa semua kendaraan hanya dapat membuang ke Zona B, yang kapasitas dan sirkulasinya sangat terbatas. Hal ini memicu antrean truk sampah yang mengular panjang setiap hari.

“Inilah yang saya sebut mitigasi teknis tidak berjalan. Selama enam tahun relatif tidak ada masalah besar, tapi mengapa di tahun ketujuh eskalasinya justru seperti ini?” kata Amsakar.

Surat Izin Darurat dan Task Force

Karena kondisi yang semakin kritis, Pemko Batam akhirnya menyurati Menteri Lingkungan Hidup untuk meminta izin menggunakan kembali Zona A secara sementara.

“Saya sudah layangkan surat ke Pak Menteri. Kalau hanya Zona B yang dipakai, persoalan sampah ini tidak akan selesai,” tegas Amsakar.

Sambil menunggu keputusan, Pemko mempercepat pengerjaan pembuatan jalan lingkar TPA agar truk sampah dapat bergerak dua arah tanpa tersendat. Selain itu, Amsakar menunjuk Yusfa Henri sebagai kepala task force penanganan sampah yang bekerja langsung di tingkat kecamatan hingga kelurahan.

Pemko Batam telah menggelontorkan anggaran untuk penguatan armada dan fasilitas, termasuk pembelian 20 bin kontainer, tambahan 14 kontainer, hingga pengadaan alat berat skid loader melalui APBD Perubahan. Pemko juga menggunakan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk membiayai sewa armada dan angkutan tambahan.

BACA JUGA:  Pelaku Pencurian Modus Pecah Kaca di Batam "Dilumpuhkan" Polisi

Namun, Wali Kota mengakui masalah sampah tidak hanya ada pada TPA. Kompleksitas juga terjadi pada armada pengangkut, Tempat Penampungan Sementara (TPS), hingga penolakan warga terhadap pembangunan TPS baru.

Amsakar mengajak warga Batam ikut membantu dengan memilah sampah dari rumah untuk efisiensi pengelolaan, sambil menegaskan bahwa Pemko bersama Forkopimda terus merumuskan kebijakan terintegrasi untuk mengatasi krisis lingkungan dan kebersihan kota tersebut.

[kang ajank nurdin]

Latest articles

Menanti Dua Dekade, 640 Jemaah Haji Batam Diberangkatkan

TERASBATAM.ID — Sebanyak 640 jemaah calon haji asal Kota Batam, Kepulauan Riau, resmi dilepas...

Gubernur Ansar dan Menteri Hukum Dorong Digitalisasi Layanan Notaris di Batam

TERASBATAM.ID – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menghadiri Pra Kongres Ikatan Notaris Indonesia (INI)...

Batam Kaji Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

TERASBATAM.ID - Pemerintah Kota Batam mulai menyusun strategi komprehensif untuk membenahi tata kelola sampah...

Logistik Terhambat, Harga Pangan di Natuna Naik Rp2.000

TERASBATAM.ID — Ketergantungan Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, terhadap pasokan pangan dari luar daerah memicu...

More like this

Menanti Dua Dekade, 640 Jemaah Haji Batam Diberangkatkan

TERASBATAM.ID — Sebanyak 640 jemaah calon haji asal Kota Batam, Kepulauan Riau, resmi dilepas...

Gubernur Ansar dan Menteri Hukum Dorong Digitalisasi Layanan Notaris di Batam

TERASBATAM.ID – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menghadiri Pra Kongres Ikatan Notaris Indonesia (INI)...

Batam Kaji Teknologi Pengolah Sampah Jadi Energi

TERASBATAM.ID - Pemerintah Kota Batam mulai menyusun strategi komprehensif untuk membenahi tata kelola sampah...