TERASBATAM.ID – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menghadiri Pra Kongres Ikatan Notaris Indonesia (INI) yang diselenggarakan di Batam pada 15–17 April 2026. Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, yang mendorong digitalisasi layanan publik di lingkungan kementeriannya.
Dalam sambutannya, Menkumham Supratman menegaskan peran strategis notaris sebagai pembuat akta autentik yang harus dijalankan dengan profesional dan integritas. Ia mengingatkan agar notaris tidak merangkap jabatan sembarangan mengingat tanggung jawab hukum yang berbeda di setiap posisi.
“Notaris adalah satu-satunya pejabat yang memiliki kewenangan untuk membuat akta autentik. Ini adalah peran strategis yang harus dijalankan dengan profesional dan penuh integritas,” ujar Supratman.
Ia juga menyampaikan bahwa Kementerian Hukum tengah melakukan transformasi besar menuju layanan digital untuk meningkatkan kecepatan, transparansi, dan akuntabilitas. Sekitar 450 layanan publik di lingkungan Kemenkumham akan diintegrasikan ke dalam satu sistem aplikasi yang dapat diakses masyarakat luas.
“Digitalisasi ini bertujuan untuk memberikan kepastian, kemudahan, dan kecepatan layanan. Ini juga akan berdampak positif bagi para notaris dalam menjalankan tugasnya,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Ansar Ahmad mengapresiasi Batam sebagai tuan rumah Pra Kongres INI. Ia menilai kegiatan ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat peran notaris dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif.
“Kami menyambut baik pelaksanaan Pra Kongres Ikatan Notaris Indonesia di Batam. Ini menunjukkan bahwa Kepulauan Riau, khususnya Batam, semakin dipercaya menjadi pusat kegiatan nasional,” ujar Ansar.
Ia berharap para notaris dapat terus meningkatkan kompetensi dan menjaga integritas, terutama dalam mendukung kepastian hukum bagi dunia usaha di era digital.


