TERASBATAM.ID — Keluhan ketersediaan air bersih di Kota Batam kembali mencuat. Warga di kawasan perbatasan dan pemukiman Baloi harus kembali gigit jari setelah pasokan air ke rumah mereka mati total, Kamis (8/10/2026).
Kejadian ini merupakan kali kedua dalam sebulan terakhir kompleks perumahan di wilayah Baloi dilanda gangguan pasokan air bersih secara mendadak.
Keresahan warga memuncak di grup-grup WhatsApp perumahan. Banyak warga yang menyindir ketidaksesuaian informasi dan estimasi pengerjaan perbaikan dari pihak pengelola tata kelola air yang dinilai kerap meleset dari janji.
“Bilangnya Rabu rupanya Kamis baru mati airnya. Katanya malam rupanya pagi,” tulis salah seorang warga mengeluhkan ketidakpastian jadwal pemadaman.
Warga lainnya menimpal bahwasannya tekanan air memang sudah mulai mengecil sejak Rabu malam. Namun, yang disayangkan warga adalah molornya waktu penyelesaian perbaikan yang dijanjikan.
“Yang salah itu mereka janji jam 1 selesai… Tapi sampai sekarang belum,” keluh warga lainnya menyertai emotikon kecewa di grup percakapan.
Kendati diselimuti rasa jengkel akibat aktivitas domestik yang terganggu, sebagian warga tetap berusaha saling menguatkan dan berharap penanganan di titik gangguan segera tuntas.
“Semoga diberi kemudahan dan segera selesai, sehingga air bisa segera mengalir ke tempat kita… Aamiin,” tutur warga menyemangati.
Hingga berita ini diturunkan, warga Baloi masih menantikan pasokan air kembali normal dan berharap adanya kepastian serta transparansi informasi dari pihak pengelola air di Batam terkait estimasi pemulihan aliran air.


