Tokoh Masyarakat dan Agama Batam Jadi Penerima Vaksin Sinovac

  • Bagikan
Walikota Batam Muhammad Rudi dalam sosialisasi pemberian vaksin Sinovac yang digelar Pemko Batam di Dataran Engku Putri Batam, Senin (11/01/2021).

TerasBatam.id: Pemerintah Kota Batam akan mulai melakukan vaksinasi Covid-19 mulai Kamis, 14 Januari 2021 yang secara perdana akan diterima oleh Walikota Batam Muhammad Rudi dan selanjutnya diikuti oleh pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Selain itu tokoh masyarakat dan agama di Batam juga akan menerima vaksin tersebut setelah melalui rangkaian pemeriksaan medis.

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam Santoso, Selasa (12/01/21) mengatakan, dirinya telah menjalani serangkaian pemeriksaan medis dalam rangka mengetahui kesiapan dirinya menerima vaksin Sinovac yang akan disuntik ke dalam tubuhnya pada Kamis (14/01/2021) mendatang.

“Sekitar 30 menit dilakukan serangkaian pemeriksaan dan wawancara oleh tim medis, seperti pemeriksaan gula darah dan tekanan darah, semua normal dan dinyatakan siap,” kata Santoso.

Menurut Santoso, ada sekitar 20 orang tokoh masyarakat dan agama yang akan divaksin secara simbolis berbarengan dengan pemberian vaksin kepada Walikota Batam Muhammad Rudi dan pejabat pemerintahan lainnya.

“seluruh yang akan divaksin dilakukan pemeriksaan kesehatan, ada beberapa yang tidak bisa divaksin karena tekanan darah yang tinggi dan sebagainya,” kata Santoso.

Menurut Santoso, semula yang diminta menjadi sukarelawan Vaksin Covid oleh Pemko Batam adalah Ketua MUI Kota Batam Kyai Haji Usman Ahmad, tetapi karena beliau beralasan sakit dan sudah masuk dalam kategori Lanjut Usia, maka vaksin tersebut diberikan kepadanya.

“kehadiran pengurus MUI dalam menerima vaksin ini untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa vaksin sinovac ini halal dan bersih. Jadi jangan ada keraguan di masyarakat khususnya umat muslim,” kata Santoso.

Sementara itu Walikota Batam Muhammad Rudi dalam sosialisasi pemberian vaksin Sinovac yang digelar Pemko Batam di Dataran Engku Putri Batam, Senin (11/01/2021) mengatakan, sengaja mengumpulkan seluruh Forkompinda Kota Batam, Rumah Sakit, Puskesmas, tokoh masyarakat dan instansi pemerintah lainnya agar satu pendapat terkait vaksinasi tersebut.

“Hari ini kita juga dengarkan penjelasan dari dokter spesialis penyakit dalam. Artinya supaya kita tahu yang sebenarnya, sehingga bisa disampaikan kepada masyarakat,” kata Rudi di Dataran Engku Putri, Senin (11/1/2021).

Menurut Rudi, saat ini banyak isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait vaksin. Banyak informasi yang kadang tidak benar, sehingga membuat masyarakat ragu untuk divaksin. Maka itu sosialisasi ini diharapkan bisa meluruskan informasi-informasi yang diterima masyarakat. Ia mengajak agar masyarakat percaya kepada pemerintah dan dokter yang memang sudah ahli dibidangnya.

“Kita memang tidak tahu mana yang benar, tapi kita harus percaya kepada dokter. Karena memang sudah ahli dibidangnya,” tegas Rudi.

Vaksinasi sendiri akan dilakukan secara bertahap, prioritas utama adalah untuk para tenaga medis. Di mana rencanannya akan diberikan dalam waktu dekat ini.

“Vaksinya ada di provinsi, jumlahnya untuk Batam saya belum dapat angkanya tapi yang jelas sesuai dengan tenaga medis kita,” katanya.

  • Bagikan